Mendikbud Janji Bangun SMK Pertanian di Pegubin

0
406
Mendikbud Janji Bangunkan SMK Pertanian di Pegubin. (Humas Setda Pegunungan Bintang)
Mendikbud RI, Prof. Dr. Muharjid Effendi, MAP saat menyerahkan buku paket sebagai literasi kepada Kepala Dinas Pedidikan, Kornelia Pekey, S. S. MM., di Distrik Okay Aom, Kabupaten Pegunungan Bintang. (Humas Setda Pegunungan Bintang)

PEGUBIN (LINTAS PAPUA)  –  Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendi, MAP, berjanji akan membangun sekolah SMK Pertanian untuk jurusan Kopi dan Kakao di Pegunungan Bintang dalam rangka mendukung program KOTEKA.

“Program Bupati Pegubin dengan produk unggulan KOTEKA sangat luar biasa. Untuk mendukung program ini saya berjanji tahun 2018 akan membangun Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) hanya jurusan pertanian Kopi dan Kakao. Supaya generasi muda disiapkan di SMK Pertanian ini untuk nantinya menjadi motor penggerak pembangunan dalam mendukung program KOTEKA di distrik dan kampong,” ujar Menteri Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Prof. Dr. Muhadjir Effendi, MAP, saat berkunjung ke Pegunungan Bintang beberapa waktu lalu.

Program tanam Kopi dan Kakao yang didorong oleh Bupati Pegunungan Bintang, menurut Mendikbud sangat baik dan perlu didukung oleh Sumber Daya Manusia yang handal untuk menjadi tenaga-tenaga ahli di bidang pertanian, melalui SMK Pertanian yang akan di bangun di tahun depan ini.

“Di sini sangat prospek sekali untuk tanam kopi dan kakao sesuai dengan program pemerintah daerah. Jadi peluang yang ada ini harus dimanfaatkan baik oleh pemerintah dengan terus kerja keras dan terus berusaha untuk menghasilkan orang-orang yang berdaya guna dan berdaya saing di bidang pertanian.” Jelasnya.

Dijelaskan, oleh Mendikbud bahwa peran pemerintah pusat sifatnya hanya membantu sementara yang bertanggungjawab membangun daerah adalah masyarakat dan pemerintah daerah setempat.

“Sesuai UU bahwa yang bertanggungjawab dalam setiap pembangunan adalah pemerintah daerah melalui instansi terkait yaitu dinas pendidikan dan masyarakat setempat. Sementara pemerintah pusat sifatnya hanya membantu dan melengkapi kekurangan. Untuk itu pemerintah daerah lebih kerja keras lagi untuk pembangunan yang lebih banyak lagi,” tegasnya.

Ditambahkan,  sesuai arahan Presiden untuk daerah terluar akan diprioritaskan pembangunan. Termasuk di kabupaten Pegunungan  Bintang ini harus dibangunkan fasilitas yang baik. Supaya generasi dari daerah ini bangkit untuk bersaing dengan generasi dari daerah lain.

Bupati Costant Oktemka bersama tokoh pemuda. Ikut mendukung dan membuat kebijakan dalam kemajuan sumber daya manusia (LM)

Pada kesempatan tersebut,  Bupati Pegungan Bintang, Costan Oktemka, S.IP berharap, kepada Mendikbud untuk dapat memecahkan persoalan besar yang dihadapi oleh pemerintah daerah, terutama dalam penyediaan tenaga pengajar di Kabupaten Pegunungn Bintang yang sangat minim, sehingga perlu ada perhatian khusus dari pemerintah pusat.

“Banyak sarjana anak putra daerah yang sedang menganggur. Oleh sebab itu jika kedepan ada formasi penerimaan tenaga pengajar, mohon Pak Menteri untuk prioritaskan putra daerah dalam rangka meminimalisir angka pengangguran di kabupaten ini.” Harap Bupati Costan yang disambut aplaus dari hadirin. (Humas Pegubin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here