Dukung PON 2020, Wali Kota BTM Akan Sosialisasikan di 25 Kelurahan/ 14 Kampung

1
328
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saaty membawakan sambutannya. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)
Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM., saaty membawakan sambutannya. (Geis Muguri / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Untuk menyukseskan penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2020 di Provinsi Papua. Pemerintah Kota Jayapura sebagai salah satu tempat penyelenggara menggelar Rapat Kerja Daerah (RAKERDA) yang berlangsung di Hotel Aston Jumat, (15/12/2017) kemarin.

Rakerda tersebut juga di hadiri Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Papua DR. Yusuf Yambe Yabdi, ST, MT, Perwakilan PB PON Papua, KONI Papua, Pengcab Kota Jayapura, Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan Stackholder terkait PON  seperti perwakilan PDAM, PHRI, PT.PLN Presero, dan Telkom Jayapura.

Walikota Jayapura DR. Benhur Tomi Mano, MM.,  mengatakan setelah forum tersebut, pihaknya akan membentuk tim untuk menangani dan membantu progres kesiapan Kota Jayapura dalam mendukung dan mensukseskan penyelenggaraan PON XX Tahun 2020 di Papua.

“Saya mengharapkan rapat ini kita berbicara hal-hal teknis seperti berapa cabang olahraga yang dipertandingkan, berapa venue yang dibangun baru maupun rehab, oleh pemprov atau kementerian terkait, berapa hotel dengan jumlah kamar, transportasi yang dimiliki, namun hal itu semua berkaitan dengan berintegras bersama,” harapnya.

Selain membentuk tim, BTM akan terus melakukan sosialisasi gaung PON XX di 5 Distrik, 25 Kelurahan dan 14 Kampung yang ada di Kota Jayapura, bersama lima daerah  tanah tabi lainnya bahwa Papua siap menjadi tuan rumah PON 2020.

“Saya berkomitmen bersama jajaran dan masyarakat Kota Jayapura kami sangat mendukung dan siap mensukseskan PON XX Tahun 2020 di Papua,” tegasnya.

Sementara itu,  Kepala Dinas Olahraga dan Pemuda (Disorda) Provinsi Papua,  DR. Yusuf Yambe Yabdi, ST,MT., memberikan apresiiasi yang tinggi kepada Pemerintah Kota Jayapura yang sudah mau menggelar rakerda tersebut, sebab rapat kerja itu menjadi satu model untuk dapat menyelesaikan masterplan penyelenggaraan PON di Kota Jayapura.

“Kami sudah punya masterplan penyelenggaraan secara provinsi, mereka susun kesitu jadi hal apa yang belum akomodir oleh provinsi melalui data yang diberikan Kota sangat memberikan kesempurnaan terhadap masterplan penyelenggaraan PON Papua,” ungkapnya.

Kadisorda menambahkan sukses akomodasi tidak dilihat semata-mata dari berapa kamar yang tersedia, namun pendekatakan melalui cara lain seperti penjadwalan, dimana tidak semua kontingen di Kota Jayapura datang bersamaan diwaktu penyelenggaraan PON.

“Ada cabang olahraga yang bertanding satu minggu sebelum pelaksanaan PON itu H+2 setelah pembukaan sudah bisa pulang, setelah itu diisi cabang lain, sehingga rotasi kontingen membuat kita bisa mengantisipasi kebutuhan tempat tidur kedepan”.

Selain itu untuk akomodasi tidak dilihat juga ketersediaan hotel, namun juga lihat dari ketersediaan asrama-asrama baik TNI/Polri, paguyuban dengan pendekatakan sosial budaya, hotel kapal terapung melalui kapal Pelni akan dioptimalkan.

“Rusun-rusun  yang ada di Kabupaten/Kota diPapua mendiskusikan dengan pemilik untuk melakukan sewa, kita juga akan mengundang semua developer untuk target pembangunan rumah di 2020,berapa ratus rumah, sebab mereka juga berpartisipasi dalam sukses akomodasi.”Di ketahui 19 cabang olahraga (Cabor) bakal dipertandingkan dengan 14 ribu peserta PON akan datang di Kota Jayapura,” tutupnya. (Geis Muguri  / Koran Harian Pagi Papua)

1 KOMENTAR

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here