Pemkot Jayapura : Batas Perekaman KTP – El Hingga 31 September 2017

0
300
Keindahan Kota Port Numbay, tidak terpisahkan baagian penting menjaga lingkungan untuk masyarakat di pesisir teluk dan laut bebas dari gangguan lingkungan willayah Teluk (Eveerth Joumilena / LintasPapua.com)
Keindahan Kota Port Numbay atau Kota Jayapura, tentunya Pemerintah Berharap Warga Memiliki e – KTP sebagai penduduk yang baik.  (Eveerth Joumilena / Koran Harian Pagi Papua)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Wakil Wali Kota Jayapura, Ir. Rustan Saru, MM mengingatkan kembali batas waktu perekaman Kartu Tanda Penduduk elektronik (KTP –  El) hingga 31 September 2017.

 

Dikatakannya, hingga kini menjelang akhir September 2017, masih banyak warga Kota Jayapura belum memiliki kartu identitasnya atau  KTP – El

 

“Bahkan data saat ini yang dimiliki Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Jayapura, sebanyak 417.000 jiwa masih harus mencocokkan data konkrit elektronik  – KTP khususnya bagi warga yang berumur 17 tahun keatas,” ujar Ir. H Rustan Saru, MM.,   kepada awak media usai memimpin apel penertiban KTP- el di Kantor Distrik Heram, Sabtu (18/9/2017) pekan kemarin.

 

Untuk itu, diungkapkannya, pengecekan penertiban KTP-el yang dilakukan oleh Dispendukcapil Kota Jayapura yang menelurusi tempat tinggal warga yang belum melakukan perekaman KTP-el sangat penting sekali guna memperbaiki dan koreksi data yang ada.

 

“Pendataan ini sangat penting dimana kita bisa mengetahui jumlah keluarga yang Orang Asli Papua (OAP) dan non-Papua di Kota Jayapura. Karena ini juga terkait dengan penggunaan dana otsus, yang akan berdampak pada pendistribusian dana Otonomi Khusus maupun pendistribusian beras miskin di Kota Jayapura.

 

Untuk itu, atas instruksi Wali Kota Jayapura, DR. Benhur Tomi Mano, MM, selain Dispendukcapil, para RT/RW dapat mendata warganya agar bisa mengetahui berapa banyak warganya yang OAP dan Non-Papua diwilayahnya masing-masing,” ujar Rustan.

 

Lanjutnya, orang nomor dua di Kota Jayapura mengimbau warga Kota Jayapura yang belum memiliki KTP-el agar segera melakukan perekaman di Kantor Distrik diwilayah tempat tinggalnya dan bagi warga luar yang masuk ke Kota Jayapura harus melengkapi diri dengan kartu identitias diri yang jelas, agar Pemerintah Kota Jayapura bisa mengetahui tujuan datangnya ke Kota Jayapura.

 

“Hal ini dilakukan agar kami dapat mengontrol kota kita, agar jangan sampai kedatangan mereka dapat menciptakan persoalan baru seperti meningkatnya jumlah pengangguran dan mengganggu keamanan dan kenyamanan warga Kota Jayapura,” jelasnya. (Elsye Sanyi /Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here