Koperasi Nendali Sejahtera Mendapat Penyuluhan dari Dinas Koperasi

0
435
Suasana Kegiatan di Kampung Nendali (istimewa)

Suasana Kegiatan di Kampung Nendali (istimewa)
SENTANI (LINTAS PAPUA) – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jayapura bekerjasama dengan Pemerintah Kampung Nendali memberikan penyuluhan kepada pengurus dan anggota Koperasi Nendali Sejahtera (KNS) yang berdomisili di Kampung Nendali, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Sabtu (19/8/2017) pagi lalu.

Penyuluhan dilakukan kepada koperasi yang baru terbentuk dan membutuhkan arahan baik dalam hal kepengurusan maupun administrasi supaya pengurus koperasi tidak salah dalam memahami dan menjalankan koperasi dan sesuai dengan tujuan didirikannya koperasi tersebut.

Kegiatan penyuluhan yang dilakukan di Balai Kampung Nendali ini dibuka oleh Kepala Seksie (Kasie) Pembinaan dan Pemberdayaan Kelembagaan Usaha Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jayapura, Oktovina Antoh, didampingi Kepala Kampung Nendali, Wemfried Wally.

Kepala Seksie (Kasie) Pembinaan dan Pemberdayaan Kelembagaan Usaha Koperasi pada Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Jayapura, Oktovina Antoh menyampaikan pentingnya legalitas koperasi mulai dari badan hukum perizinan.

“Bagi koperasi yang sudah berbadan hukum penting melaksanakan RAT, karena apabila koperasi yang sudah berbadan hukum tidak melaporkan RAT selama tiga tahun berturut-turut maka badan hukumnya itu akan dievaluasi atau dianggap tidak efektif,” jelasnya.

Selain itu, kata Kasie Oktovina, yang terpenting untuk dipahami adalah koperasi itu didirikan dari anggota untuk kepentingan anggota. Koperasi dibentuk oleh masyarakat dengan tujuan mensejahterakan masyarakat, kata Oktovina.

“Saya cuma memberikan arahan tentang tata cara pendirian koperasi, karena koperasi KNS ini baru dibentuk atau berdiri. Memang dulu sudah ada koperasi disini, namun lima koperasi itu sudah macet atau tidak aktif lagi,” katanya.

“Ini baru berdiri lagi yang baru. Sehingga saya mengarahkan kepada mereka untuk berdiri dan bertahan terus. Karena koperasi yang baru ini jangan kayak panas-panas tai ayam saja, tapi harus bisa bertahan terus untuk membantu dan menolong anggota dan masyarakat disekitar kampung ini,” pesannya.

Kepala Kampung Nendali, Wemfried Wally. (istimewa)

Dikatakan, supaya koperasi ini bisa menjadi contoh buat koperasi-koperasi yang lain di Kabupaten Jayapura, karena banyak sekali atau sekitar 229 koperasi di daerah ini yang akan dibubarkan Kementerian Koperasi yang berjumlah mencapai 100 lebih.

Sementara itu, Kepala Kampung Nendali, Wemfried Wally mengatakan, pelatihan kepada Koperasi Nendali Sejahtera (KNS) sebagai koperasi pemula sangatlah diperlukan untuk meningkatkan kedisplinan dalam mengelola koperasi, program pelatihan berupa pengelolaan manajemen, cara mengakses bantuan dan perizinan.

“Kami dari pemerintah kampung Nendali dan Dinas Koperasi menggelar pelatihan atau penyuluhan koperasi kepada Koperasi Nendali Sejahtera sebagai koperasi pemula yang ada di kampung ini,” jelasnya.

Diakui, bahwa memang ini pertemuan yang ketiga, sekaligus memberikan penyuluhan tentang bagaimana bisa memajukan kampung Nendali ini dengan potensi yang ada, bahwa memang tidak boleh tinggal diam.

“Tapi, kita perlu untuk kemajuan-kemajuan daripada masyarakat kita yang ada di kampung, sehingga inisiatif dari masyarakat untuk membentuk badan usaha kampung atau koperasi tersebut,” tandasnya. (Irfan / Koran Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here