23 Agustus 2017 Ditetapkan Kembali Untuk PSU Kab. Jayapura

0
259
Kelima Kandidat Bupati Kabupaten Jayapura. (Foto Repro Suara Perempuan Papua)
Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Izak Hikoyabi. (Richard Mayor)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pemungutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Jayapura yang sedianya digelar 9 Agustus 2017 ditunda ke 23 Agustus 2017, setelah Bawaslu RI merekomendasikan KPU untuk melakukan verifikasi ulang terhadap hasil perolehan suara di Distrik Namblong dan Kaureh.

 

Ketua KPU Papua Adam Arisoy di Kota Jayapura, Minggu malam mengatakan penundaan itu harus dilakukan menyusul adanya aduan atau laporan dari salah satu pasangan calon bupati Kabupaten Jayapura terkait perolehan suara di Distrik Namblong dan Distrik Kaureh.

 

“Berdasarkan laporan Ibu Yanni, salah satu pasangan calon bupati Kabupaten Jayapura, sehingga Bawaslu RI mengirim surat atau rekomendasi dengan nomor 0604 kepada KPU RI dan KPU RI menindaklanjuti dengan mengeluarkan surat bernomor 452 yang meminta kepada KPU Papua untuk segera melakukan verifikasi ulang terhadap hasil perolehan suara yang ada dua distrik tersebut,” katanya.

 

Untuk itu, kata dia, KPU Papua sebagai penyelenggara PSU di Kabupaten Jayapura akan menggelar verifikasi ulang terhadap perolehan suara di 40 TPS yang ada di dua distrik yang dimaksud.

Kelima Kandidat Bupati Kabupaten Jayapura. (Foto Repro Suara Perempuan Papua)

“Rencananya kami akan gelar verifikasi perolehan suara di 40 TPS dua distrik dengan menghadirkan para calon bupati, termasuk mengecek SK para petugas PPD, PPS dan KPPS yang dipersoalkan,” katanya.

Adam menambahkan setelah dilakukan verifikasi sudah pasti rencana PSU di 17 distrik sebanyak 229 TPS akan mengalami perubahan jumlah, dengan asumsi bahwa ada temuan atau penambahan TPS dari dua distrik tersebut.

“Nah penambahan ini akan kita laksanakan, untuk jadwal dan tahapannya kan sudah. Jadi, kita akan laksanakan pada 23 Agusrus 2017. Sementara untuk PPD dan PPS-nya Selasa pekan depan segera ditetapkan hasil seleksi dan pengumumannya, kemudian dilakukan bimbingan teknis,” katanya.

 

Senada dengan itu .  Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Papua, Izak Hikoyabi mengatakan, bahwa pengumutan suara ulang (PSU) di Kabupaten Jayapura berdasarkan  rapat  KPU Papua selaku pelaksana PSU Jayapura, Sabtu 5 Agustus 2017 Pukul 16:00 WIT, ditunda dan menetapkan PSU jayapura dilansungkan pada 23 Agustus 2017.

Penundaan PSU tersebut, kata Isak, berkaitan dengan pertimbangan-pertimbangan penting oleh KPU Papua, atas surat rekomendasi dari Bawaslu Pusat ke KPU RI, terkait 40 TPS dari dua distrik di Kabupaten Jayapura yakni, Distrik Kaureh dan Namblong. Pada saat Pleno KPUD Jayapura 24 Februari 2017 lalu, yang telah dibacakan hasilnya, tapi belum disahkan.

Hal itulah, yang dicermati oleh Bawaslu RI atas beberapa laporan, maka rekomendasinya adalah, agar KPU RI melalui KPU Papua untuk melakukan pencermatan terhadap nama-nama KPPS di 40 TPS menyangkut C1 KWK dan SK KPPS yang dikeluarkan oleh PPS di dua distrik tersebut.

 

“Dasar itulah, kemudian KPU Papua selaku pelaksana PSU Jayapura merubah jadwal PSU,” jelasnya.

Selain itu, jelas Isak lagi, PPD dan PPS yang telah kami rekrut, kami belum tetapkan. Hal ini juga yang menjadi pertimbangan kami, sehingga terjadi penundaan PSU.

Ditanya soal penundaan PSU, apakah sudah diberitahukan kepada lima pasangan calon di PSU Jayapura, Ia menegaskan, surat pemberitahuan penundaan PSU ke tanggal 23 Agustus 2017, pihaknya sudah menyampaikan lansung ke lima pasangan calon, dan Panwas Kabupaten Jayapura atas penundaan PSU tersebut.

Ia pun memesan, kepada lima pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Jayapura, tim sukses para calon, dan juga masyarakat dapat menahan diri dan bersabar selama pihaknya melakukan semua tahapan hingga pada pelaksanaan PSU yang telah dijadwalkan.  (Richard Mayor)