Suasana Pemain Persipura saat latihan di lapangan Mandala (Geis)
JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pelatih Kiper Persipura, Allan Haviludin mengatakan, bahwa toleransi antar agama dalam tim Mutiara Hitam Papua ini sangat tinggi. Hal ini terlihat dari di masa bulan suci Ramadhan ini, sangat luar biasa dan bangga bisa berada dalam tim sehebat dan sekelas Persipura.

“Saya sangat merasa terhormat sekali bisa menjadi bagian dari manajemen dan tim ini, karena dengan suasana ini, bisa menjadi contoh yang baik bagi tim di daerah lain dan ini sangat positif skali,” ujar Allan Haviludin, kepada Harian Pagi Papua Kamis pagi (22/6/2017).

Tim ini juga akan di liburkan selama enam hari, semoga dengan suasana yang baru, semoga dengan adanya hikma Ramahdan selesai ini bisa kita, kedepan bisa jauh lebih baik lagi tim Persipura.

“Saya yakin itu semua bisa terwujud, dan saya merasakan sendiri dua hari latihan ini, suasana sudah sangat luar biasa sekali,” ungkapnya.

Di singgung bahwa kapan pulang untuk merayakan hari raya idul fitri bersama keluarga. Allan katakan, sebentar sore sudah balik ke Surabaya, untuk bertemu dengan sanak saudara serta mertua yang ada di sana.

Suasana Pemain Persipura saat latihan di lapangan Mandala (Geis)

“Keluarga semua ada di Bojonegoro, semua akan merayakan lebaran di sana, tadi pagi juga sudah ada yang berangkat. Dede, untuk pesawat siang saya bersama dengan Mas Pur,”bebernya.
Ia juga sangat berterimaksih kepada manajemen, karena dengan situasi lebaran seperti ini, sudah cepat untuk mengurus semua apa yang kita butuhkan. “Saya sangat berterimaksih kepada manajenem,” pungkasnya. (Geis /Harian Pagi Papua)