Warga Distrik Abepura Ikuti Pelatihan Daur Ulang Sampah

0
582
Kepala Distrik Abepura, Bobby J.E Awi, S.STP. M.Si. (LintasPapua.com)
Masyarakat Kelurahan dan Kampung Distrik Abepura sedang mengikuti pelatihan Daur Ulang sampah pada pembuatan Vase Bunga bahan dasar Kertas. (Berto Tungkoye)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) Pemerintah Kota Jayapura Distrik Abepura melalui kegiatan pemberdayaan Distrik  memberikan pelatihan  “Daur Ulang Sampah” bagi masyarakat di delapan Kelurahan dan Tiga Kampung yang berada di wilayah pemerintahan Distrik Abepura.

Asisten III Setda Kota Jayapura Bidang Perekonomian, Frans Pekey mengatakan, sejak lima tahun lalu jumlah sampah berhasil dikurangi melalui daur ulang sampah, yang kebanyakan dari kalangan keluarga.

“Sampah tak bisa lepas dari manusia karena ada kehidupan dan aktifitas yang dijalankan setiap manusia, sehingga menghasilkan sampah,” kata Frans sebelum membuka kegiatan ini, di Aula Kantor Distrik Abepura, Selasa (30/5/2017).

Kata Frans, ketika suatu kota tak mengelola sampah dengan baik, maka bisa mengakibatkan fatal seperti banjir yang menyebabkan kehidupan lingkungan dan ekosistem terancam akibat bencana. “Sebagai solusi melalui daur ulang sampah,” katanya.

Kepala Distrik Abepura, Bobby J.E Awi, S.STP.M,Si. (Berto Tungkoye)

Sementara itu, Kepala Distrik Abepura, Bobby J.E Awi, S.STP.M,SI, menambahkan. Sebanyak 60 peserta yang hadir untuk mengikuti kegiatan daur ulang ini,  masing masing dari tiap Kelurahan dan Kampung diwakili 5 orang , sedangkan sumber anggarannya yaitu bersumber dari dana Pemberdayaan Distrik, ungkap Bobby.

Boby Awi menambahkan, kegiatan ini bermaksut agar bagaimana kita bisa memberdayakan masyarakat di sekitar kita agar masyarakat bisa memamfaatkan sampah di sekitar tempat tinggal mereka, terangnya.

“ Sampah tidak lagi di buang namun dengan kegiatan daur ulang sampah , masyarakat bisa memamfaatkan, mengingat di wilayah Distrik Abepura ini banyak sampah yang bersumber dari rumah tangga warga, hal ini juga secara tidak langsung kami mengajak masyarakat untuk sadar dan betapa pentingnya sampah nya ada dilingkungan setempat bisa mendaur dan menjadi nilai ekonomi keluarga itu sendiri” kata Anak Ondoafi Nafri ini.

Boby Awi berharap, Peserta dari setiap Kampung dan Kelurahan yang mengikuti kegiatan ini bisa pulang ke lingkungan tempat tinggal dan membagikan pengalaman ini bagi masyarakat setempat agar sampah di sekitar mempunyai mamfaat nilai ekonomi yang menguntungkan dan kita bisa menjaga kebersihan di mana kita berada

“Kebrsihan Kota kususnya Distrik Abepura bukan saja menjadi tanggung jawab Dinas Kebersihan tetapi ini menjadi tanggung jawab semua lapisan masyarkat, sehingga penghargaan adipura yang kali berikut kita bisa mempertahankan” pungkasnya.

Masyarakat Kelurahan dan Kampung Distrik Abepura sedang mengikuti pelatihan Daur Ulang sampah pada pembuatan Vase Bunga bahan dasar Kertas. (Berto Tungkoye)

Pasca, Desainer daur ulang yang memberikan pelatihan bagi perserta ini, menambahkan, kami diminta oleh Distrik untuk datang memberikan pelatihan, bukan berarti kami maha tahu namun kami datang hanya sekedar berbagi pengalaman,

“ Kami mempunyai kelompok yang kususnya membut bahan bahan sampah untuk daur ulang, dulunya kami menjual dan memajang di sepanjang jalan kadang juga kami datangi dinas dinas dan menawar hasil karya daur ulang kami untuk dibeli namun sejak 2015 sampai saat ini kelompok kami sudah mempunya langganan”

“Kami ajarkan mereka cara memanfaatkan sampah sampah kertas, koran, kerta HVS, dan botol plastik, yang di buat dengan kanvas bunga, pot, tempat tisu dan masih banyak lagi kretifitas dari daur ulang sampah,”kata Pasca ketua kelompok Daur Ulang warga Kelurahan Kota Baru. (Berto Tungkoye  / Harian Pagi Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here