Tekan Harga Bapok, Diperindag Papua Imbau Kabupaten/Kota Segera Operasi Pasar

0
329
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua, Max Olua, saat diwawancara. (Erwin)
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua, Max Olua, saat diwawancara. (Erwin)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemerintah Kabupaten dan Kota diimbau melakukan operasi pasar untuk menekan harga bahan pokok (bapok) yang berpotensi menjulang tinggi, satu minggu jelang hari raya Lebaran.

Hal ini disampaikan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Papua Max Olua, saat memberikan keterangan kepada wartawan di Jayapura, akhir pekan kemarin.

“Kita imbau kabupaten dan kota segera lakukan operasi pasar untuk memberikan keringanan harga jual bagi masyarakat. Sebab dengan operasi pasar bisa menekan kenaikan harga bapok. Apalagi seminggu jelang Lebaran terkadang ada harga bapok yang dinaikan dengan sengaja,” kata dia.

Menurut Max, dalam pekan ini, pihaknya akan menerbitkan surat edaran kepada pemerintah kabupaten dan kota, agar instruksi melakukan operasi pasar dapat segera dilaksanakan.

“Apalagi kemarin dalam peninjauan di pasar-pasar, kita melihat ada harga jual daging sapi lokal dan impor yang terjadi perbedaan harga. Nah, dengan operasi pasar ini kita harap harga bisa stabil, sehingga tidak ada perbedaan harga jual baik yang impor maupun lokal,” tuturnya.

Sementara menyinggung harga jual gula dan minyak goreng yang secara nasional telah ditetapkan oleh pemerintah, Max mengatakan, pemerintah provinsi masih mentoleransi bila pedagang hanya menaikan hingga Rp 2.000 per kilogram.

“Sudah kita koordinasikan dengan teman-teman di Polda, khususnyakepada Satgas Bapok,bahwa meski harga gula dan minyak goreng sudah ditentukan secara nasional,jika pedagang di Papua menaikan antara Rp1.000 – Rp2.000, itu bagi kami masih wajar. Mengapa, karena di Papua ada harga ongkos angkut”.

“Tetapi yang kita antisipasi kalau menaikan harga yang terlalu tinggi dan membebani masyarakat. Sebab biasanya satu minggu sebelum Lebaran terjadi kenaikan harga. Tapi, kita harap tidak terjadi dan akan kami pantau terus,” pungkasnya.  (Erwin)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here