Jalani Reses Dewan, Yunus Wonda Akui Kerinduan Warga Kampung Bemirse Miliki Gereja dan Akses Jalan

0
149
Wakil Ketua I DPR Papua, Yunus Wonda (kaos putih/pakai topi) saat berjalan diatas jembatan kayu menuju kampung Bemirse (Istimewa)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Papua (DPRP), Yunus Wonda melakukan kegiatan reses di Kampung Bemirse, Kabupaten Jayapura, Jumat (6/3/2021).

Dalam kunjungan tersebut warga menyampaikan kerinduan memiliki gedung gereja dan akses jalan. Bahkan dirinya mengungkapkan, masyarakat Kampung Bemirse hanya meminta bantuan melalui gereja.

“Terima kasih masyarakat disini telah mempersembahkan tanah seluas 5 hektar untuk pembangunan gedung gereja, dan saya sudah membantu solar atau bensin untuk mendukung proses pembangunan gedung gereja nanti,” ucapnya.

Kampung Bemirse sendiri terletak jauh dari pinggiran kota, menempuh perjalanan sekitar 2,5 jam dengan jarak sekitar 5 km, kondisi jalanpun sangat memprihatinkan. Sehingga Yunus Wonda yang juga sebagai kader Gereja Injili di Indonesia (Gidi) berharap ada bantuan yang diterima warga, sebab di desa tersebut sama sekali belum mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Jayapura.

“Rumah mereka di bangun dengan tenta-tenda kecil, tanpa ada listrik dan sebagainya kondisi jalan juga sangat memprihatingkan dan jauh untuk sampai di kampung mereka,” ungkap YW

Rumah warga di Kampung Bemirse (Istimewa)

Selain rumah ibadah, warga juga mengeluhkan pendidikan dan kesehatan yang belum mereka dapatkan hingga saat ini.

Melihat hal ini, anggota fraksi Partai Demokrat itu mengakui jika dikatakan bahwa dengan otsus Papua sudah maju, namun masih ada masyarakat yang belum tersentuh sama sekali dengan uluran tangan pemerintah. Artinya ini cermin dengan melihat warga yang hanya hidup dengan alam, dan hidup di bawah kemiskinan yang cukup jauh, dirinya merasa terpanggil untuk sampai ke kampung itu.

“Saya mau melihat sendiri kondisi masyarakat yang ada disini, saya tertantang untuk sampai disini.Artinya masyarakat dipinggiran kota kabupaten saja masih hidup susah, dan hanya berharap dari alam, sehingga kami harap pemerintah kabupaten dapat memperhatikan hal ini,”

“Tadi saja jalan cukup jauh, saya dalam hati bicara” Tuhan suatu saat saya bermimpi jalan ini akan lebih baik. Mereka sudah capeh bersuara kepada pemerintah, suara mereka di ambil saat pilkada dan hanya tinggal janji yang mereka terima,” tutur Yunus

Dalam kesempatan pada kunjungan ini pihaknya membawa seng sebanyak 500 lembar, beras 1 ton dan sembako lainnya. “ini merupakan kunjungan pertama saya.mengenai usulan rumah warga hal ini akan di tindak lanjuti kepada pemerintah provinsi.untuk melihat masyarakat disini,” ujarnya.

Gembala, Yahya Ihongdem, mengaku pihaknya merasa sangat senang dan berterima kasih atas kehadiran Wakil Ketua DPRP, Yunus Wonda yang juga sebagai kader Gidi yang melihat kondisi kampung disini.

“Hanya melalui gerejalah kami dapat di perhatikan. Kami ucapkan banyak terima kasih karena bapak sebagai pimpinan di DPRP yang juga kader Gidi bisa datang dan melihat langsung. Ini sangat luar biasa,” kata Yahya

Sementara itu Ondoafi kampung Bemisre, Penias Birinas, mengatakan dirinya tidak menginginkan apa-apa hanya pembangunan gedung gereja yang masyarakat inginkan, selama ini belum ada bantuan dari pemerintah. Hanya lewat geraja hari ini baru kampung ini mendapat bantuan.

“Saya ucapkan terima kasih atas nama dua suku yang ada di kampung ini yakni suku birinas dan samobrat,” pungkasnya.

Sekedar untuk diketahui bersama, Yunus Wonda telah melakukan reses di kota Jayapura, kabupaten jayapura dan kabupaten keerom di karenakan daerah pemilihannya masih dalam zona hijau yang belum dapat di tinjau. (Gracio/lintaspapua)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here