Waket II DPRD, Patrinus Sorontou Minta Pemkab Jayapura Transparan Soal Dana Rekonstruksi Bencana Alam

0
130
Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Jayapura, Patrinus R. N. Sorontou., saat diwawancara. (Irfan/lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAPUA) –  Bantuan anggaran untuk penanganan pascabencana banjir bandang Sentani dari pemerintah pusat untuk Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura mendapat sorotan dari unsur pimpinan DPRD Kabupaten Jayapura. Terutama soal transparansi dalam penggunaan dana rekonstruksi bencana alam banjir bandang dan longsor Sentani.

Pasalnya, dengan adanya informasi terkait dana 275 miliar rupiah dari pemerintah pusat itu membuat tidak adanya transparansi dalam penggunaan dana  tersebut, masyarakat menjadi risau dan bertanya-tanya tentang kapan dimulainya pekerjaan rekonstruksi pascabencana, kemudian apa saja yang dibangun serta berapa penggunaan anggaran dalam melakukan rekonstruksi tersebut.

Ketika ditemui wartawan diruang kerjanya, Wakil Ketua (Waket) II DPRD Kabupaten Jayapura Patrinus R. N. Sorontou menyampaikan, pihak pemerintah daerah Kabupaten Jayapura untuk lebih transparan dalam penggunaan anggaran rekonstruksi pascabencana banjir bandang dan longsor Sentani. Karena, menurut pria yang juga Ketua DPC PDIP Kabupaten Jayapura itu, sudah hampir dua tahun warga korban terdampak bencana alam banjir bandang dan longsor mempertanyakan hal tersebut.

“Kami dari sisi pengawasan, ingin agar pemerintah Kabupaten Jayapura lebih transparan dalam penggunaan dana tersebut. Supaya masyarakat tahu dan tidak melakukan aksi demo seperti kemarin,” jelasnya.

Patrinus Sorontou juga mengatakan, dengan tidak adanya transparansi terhadap dana dari pemerintah pusat, maka timbul beragam tanggapan tentang pemerintah daerah Kabupaten Jayapura.

“Itu bisa disampaikan secara rinci melalui media massa seperti media cetak, online maupun elektronik. Supaya masyarakat tahu berapa besaran dana yang digunakan dan sudah sejauh mana rekonstruksi itu dilakukan,” paparnya.

“Sebagai Wakil Ketua II DPRD, saya meminta untuk segera harus ada transparasi untuk masyarakat. Biar masyarakat benar-benar bisa menerima dan aksi demo yang kemarin dilakukan itu tidak sia-sia begitu saja,” tambah politisi PDIP Kabupaten Jayapura itu diakhir wawancaranya. (Irf)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here