Gelar Coffee Morning Bersama Wartawan, Ini Harapan Wabup Jayapura

0
36
Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro Gelar Coffe Morning bersama Wartawan di Kediamannya, Sabtu (20/2/2021). (Irfan /lintaspapua.com)

SENTANI (LINTAS PAUA) –  Wakil Bupati (Wabup) Jayapura Giri Wijayantoro menggelar Coffe Morning bersama Insan Wartawan Kabupaten Jayapura baik media cetak, elektronik dan dalam jaringan (daring), Sabtu (20/2/2021) di Kediaman Pribadinya, Jalan Raya Sentani, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Kegiatan dilaksanakan sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan tali silaturahmi yang kuat bersama media yang selama ini berperan besar untuk perkembangan Bumi Khenambay Umbay.

“Dengan dilakukan acara coffe morning, kita bisa saling bersilaturahmi dan mempererat hubungan kemitraan. Dengan adanya kegiatan ini juga akan terjalin baik dengan media massa yang selama ini sangat berperan untuk perkembangan daerah,” kata Wakil Bupati Jayapura Giri Wijayantoro.

“Dari kita kumpul-kumpul sejak pagi hingga sore hari ini, saya ucapkan terima kasih buat kalian sudah bisa luangkan waktu karena seharusnya hari Sabtu (akhir pekan) ini hari libur dan berkumpul bersama keluarga kalian, tapi kalian luar biasa punya semangat dan itu yang saya apresiasi buat kalian yang punya semangat mulai pagi sampai sore hari ini,” ucap Giri Wijayantoro menambahkan.
Lanjut Giri juga menjelaskan sebagai ajang silaturahmi, pada kesempatan ini juga menyampaikan banyak hal yang menyangkut arah kebijakan dan pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Jayapura.
“Saya melihat mass media ini menjadi kepanjangan tangan atau menjadi corong daripada pembangunan yang ada di Kabupaten Jayapura. Semoga kedepannya juga mass media selalu eksis, dan mudah-mudahan kita bisa mencari terobosan-terobosan yang bagus untuk bisa menggerakkan bagaimana masyarakat bisa lebih sejahtera di daerah ini,” jelas mantan Ketua DPD Partai NasDem Kabupaten Jayapura tersebut.
Melalui Coffe Morning tersebut, Giri berpesan kepada insan pers sebagai mitra pemerintah agar rasa kekecewaan yang selama ini dirasakan jangan sampai berlarut-larut.
“Saya cuma titip pesan saja, bahwa sebenarnya kita mau kecewa itu tidak boleh berlama-lama, pasti ada masa akhirnya dan mau senang itu juga pasti tidak lama-lama karena ada masa akhirnya. Jadi kita selalu berputar antara senang dan kecewa dan begitu pun sebaliknya. Inilah kehidupan dan kalau kita bisa memaknai hal itu, saya yakin kita akan paham, kita akan bergerak kapan saja dan peluangnya luar biasa sekali. Umpamanya, kita lagi dalam keadaan terpuruk dalam kekecewaan itu bisa bangkit lagi untuk bagaimana bisa secepatnya berubah,” bebernya.

“Begitupun yang berat itu mempertahankan ya, ketika kita dalam posisi senang dan tidak sadar untuk mempertahankannya, karena selama ini kita lupa dan ini juga akan melihat kesulitan-kesulitan yang akan datang. Jadi saya kira hidup ini harus sama-sama waspada dan saling mengingatkan satu sama lain untuk kebaikan. Supaya kita sama-sama tidak lupa, karena kita ini insan yang artinya itu pelupa dan kita diciptakan sebagai pelupa,” ujar Giri menambahkan.

Selanjutnya, Giri juga menambahkan untuk memimpin daerah tidak hanya bisa dilaksanakan sendiri melainkan harus bersama-sama dalam menciptakan pembangunan yang lebih baik kedepan nya.

“Nah, dari kumpul-kumpul ini saya merasa bersyukur karena kalian bisa datang dan mengingatkan diri saya untuk selalu punya kontrol dari kalian sendiri. Jadi dari insan pers untuk memberikan saya kontrol, bagaimana saya jangan lupa diri dan jangan sampai takabur agar ke depannya tetap eksis agar kedepan kita bisa berbuat untuk daerah ini,” sambungnya.

Kepada wartawan, pria yang pencinta Anggrek ini mengaku tidak antikritik, karena kritik yang membangun akan menjadi motivasi lebih untuk membangun Bumi Khenambay Umbay. Dirinya siap dikritik karena dikritik tidak akan mati.

“Sekarang kan kita jelas tahu kebebasan berbicara, iya kan. Jadi dengan adanya kebebasan berbicara itu, tetapi kita tidak boleh lupa dengan etika ketimuran kita. Kalau itu sudah dipakai saya kira kenapa harus mudah tersinggung. Karena jika dikritik, artinya itu kita bisa koreksi diri dan kita punya kekurangan itu kan bukan diri kita yang bisa melihat kekurangan-kekurangan kita, pasti orang lain yang melihat kekurangan kita tersebut,” akunya.

Tambah pria yang hobi ngebengkel ini, dirinya siap dikritik demi kemajuan Kabupaten Jayapura, karena menurutnya bagi seorang pemimpin itu, kritik itu sangat bagus demi untuk membangun Kabupaten Jayapura.
“Dari kritikan itu suatu yang sangat luar biasa untuk membangun daerah kita ini,” tegasnya.

Kemudian Wakil Bupati juga menjelaskan, kemitraan dengan rekan-rekan pers yang sudah terjalin selama ini diharapkan terus berlanjut bahkan ditingkatkan, sehingga saling mendukung dan bersinergi demi peningkatan pembangunan, kesejahteraan dan keamanan daerah Bumi Khenambay Umbay ini.

“Lewat kesempatan ini, saya juga mengharapkan dengan adanya media bisa bersama-sama jalan dengan pemerintahan. Semoga media bisa selalu mengingatkan pemerintah daerah untuk ketika ada sesuatu yang pemerintah daerah juga belum sampai ke sumber informasi, jadi media massa bisa memberikan sumber informasi yang sesuatu bisa dibuat oleh pemerintah,” tukas Giri Wijayantoro. (Irf)


 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here