Yanto Eluay : Dualisme Kepemimpinan Berakhir, Saya Diberikan Mandat untuk Maju Menjadi Calon Bupati Jayapura

0
265
Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura, Yanto Eluay. (Irfan /LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Ketua DPD II Partai Golongan Karya (Golkar) Kabupaten Jayapura Yanto Eluay menegaskan melalui Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura tanggal 12 September 2020 lalu untuk memilih pemimpin yang baru secara otomatis mengakhiri masalah dualisme kepemimpinan di tubuh Partai Golkar Kabupaten Jayapura dengan terpilihnya ia sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura.

Ketika dikonfirmasi wartawan media online ini, kemarin di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Yanto Eluay menegaskan, kisruh dualisme kepemimpinan di Partai Golkar Kabupaten Jayapura sudah berakhir dengan dilaksanakannya Musda X DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura.

“Jadi dalam Musyawarah Daerah (Musda) X DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura yang telah dilaksanakan pada tanggal 12 September 2020 lalu itu, di mana para pemilik hak suara yakni 19 Komisariat Distrik (Komdis) dan juga organisasi sayap partai Golkar ketika menyampaikan pandangan umum maupun pernyataan politik mereka itu mendukung dan memilih saya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Jayapura,” ujar pria yang juga Ketua Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua.

Yanto Eluay menuturkan, selain dirinya diberikan mandat, para pemilik hak suara dalam pelaksanaan Musda X Partai Golkar Kabupaten Jayapura yang lalu juga mendukung Ketua DPD I Partai Golkar Papua bung Klemen Tinal yang saat ini sebagai Wakil Gubernur Papua, untuk dicalonkan menjadi Gubernur Papua serta mendukung Ketua DPP Partai Golkar bung Airlangga Hartarto maju dalam Pilpres nanti untuk menjadi calon Presiden.

“Itulah pernyataan politik yang disampaikan dalam pandangan umum oleh 19 Komdis yang merupakan pemilik hak suara dan juga organisasi sayap di partai Golkar yang memiliki hak suara dalam pelaksanaan Musda lalu. Ini menjadi mandat bagi kami, karena harapan ada dalam situ ya, jadi inilah harapan Golkar mulai dari tingkat distrik maupun organisasi sayap yang sudah memberikan mandat. Sehingga wajib kita mempersiapkan diri dalam rangka dicalonkan menjadi calon kepala daerah,” tuturnya.

Untuk diketahui, Partai Golkar merupakan salah satu partai besar di Republik Indonesia (RI) ini. Karena keberadaannya dalam perpolitikan Nasional sangat diperhitungkan, bahkan sampai ke daerah-daerah, sehingga Golkar menjadi partai idola dan dicintai oleh masyarakat.

Demikian pula, keberadaan partai yang berlambang pohon beringin ini di Papua, khususnya di Bumi Khenambay Umbay. Sejarah di daerah ini mencatat, bahwa Partai Golkar ini pernah berkuasa dan memiliki simpati dari masyarakat yang sangat tinggi sampai ke pelosok-pelosok daerah.
Tak pelak lagi, pimpinan lembaga negara di daerah ini seperti Bupati dan Ketua DPRD Kabupaten Jayapura berturut-turut di jabat oleh para politisi kawakan dari partai yang identik dengan warna kuning tersebut.

Namun kejayaan Partai Golkar mengalami goncangan akibat dari dualisme kepemimpinan. Goncangan dari dalam tubuh partai dengan persoalan dualisme kepemimpinan tersebut berlangsung cukup lama dan dampaknya pamor dari partai Golkar dalam merebut sejumlah kursi di DPRD Kabupaten Jayapura menurun drastis.

Namun demikian, kerja-kerja politik terus digiatkan oleh para politisinya sambil berharap bahwa persoalan dualisme kepemimpinan di tubuh partai Golkar dapat berakhir.

Alhasil, upaya-upaya dan kerja-kerja politik tersebut membuahkan hasil. Melalui Musyawarah Daerah (Musda) ke X DPD II Partai Golkar Kabupaten Jayapura pada September tahun lalu itu menjadi tonggak baru untuk kebangkitan partai Golkar dalam meraih kejayaannya.

Kenapa disebut tonggak baru kebangkitan Partai Golkar, karena lewat Musda X itu semua polemik terkait dualisme kepemimpinan sudah diakhiri. Kini di Kabupaten Jayapura, partai berlambang Pohon Beringin itu siap melangkah maju untuk masa depan yang lebih baik dan menngembalikan kejayaannya dibawa kepemimpinan Yanto Eluay.

“Kami siap menjadi partai besar di daerah ini dengan berkomitmen kembalikan kejayaan Partai Golkar,” ujar Yanto Eluay yang juga Ondofolo Kampung Sereh.

Dikatakan, langkah konsolidasi kepengurusan di tingkat distrik hingga kampung dan kelurahan, akan dilakukan menyusul adanya sejumlah agenda partai yang perlu di persiapkan.

“Terutama menyiapkan infrastruktur partai menjelang momen politik di daerah ini yakni, jelang Pilkada Kabupaten Jayapura periode mendatang,” tukas Yanto Eluay. (Irfan/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here