Yusak Ohee dan Jery Ohee, Resmi Daftarkan Gugatan Hukum Wisma Atlit Dayung KONI Papua di Pengadilan!

0
238
Yusak Ohee (kiri) dan Jery Ohee (kanan). Richard (LPC)
Yusak Ohee (kiri) dan Jery Ohee (kanan). Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) — Yusak Ohee dan Jery Ohee, Kamis 28 Januari 2021, resmi mendaftarkan gugatan hukum mereka ke Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura.

Gugatan hukum keduanya itu, terkait objek perkara Wisma Atlit Dayung Papua, yang berlokasi di Jalan Raya Abepura-Sentani, Desa Asai Kecil, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Papua itu.

Berkas gugatan keduanya, telah diterima oleh pihak Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura, dengan perkara Nomor 15/pdt-G/2021/PN JPR.

Jery Ohee, usai pendaftaran, kepada wartawan mengatakan, dirinya bersama Yusak Ohee telah melakukan pendaftaran gugatan hukum atas lokasi Wisma Atlit Dayung Papua seluas 800 meter persegi, yang sementara ini dikuasai oleh pihak KONI Papua.

“Ya hari ini saya dengan bapak Yusak Ohee, kami telah mendaftar kan perkara kami di Pengadilan Ngeri Klas 1A Jayapura, dengan nomor perkara Nomor 15/pdt-G/2021/PN JPR,” kata Jery Ohee.

Disingung wartawan soal pihak mana yang digugat, sebut Jery Ohee, pihaknya melakukan gugatan hukum terhadap pihak tergugat yakni, Gubernur Provinsi Papua, KONI Provinsi Papua, Ketua PENGDA, dan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI).

“Kami selaku penggugat melakukan gugatan hukum terhadap Gubernur Provinsi Papua, KONI Provinsi Papua, Ketua PENGDA, dan Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI), sebagai tergugat,” ujar Jery.

Sekedar diketahui, berkaitan dengan objek perkara Wisma Atlit Dayung Papua itu. Yusak Ohee dan Jery Ohee, sudah melakukan gugatan hukum pertama terhadap pihak KONI Papua (selaku tergugat I) dan Moses R Ohee (selaku tergugat II). Dan sidangnya sudah berjalan di Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura, hingga tahapan gelar perkara pembuktian surat-surat.

Jery bercerita, sidang gugatan hukum pertama di Pengadilan Negeri Kelas 1 Jayapura, sudah pernah lakukan oleh mereka, dan telah berjalan sejak Tanggal 29 September 2020.

Dan diawal Tahun 2021, tepatnya Tanggal 19 Januari 2021, sidang dilanjutkan kembali dengan agenda pembuktian surat-surat dari para pihak. Namun pada sidang tanggal 19 Januari itu, tergugat II yakni, Moses R Ohee (ondofolo hedam kleuwbeuw) meninggal dunia dan tidak ada ahli waris penganti.

Sehingga majelis hakim pada Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura, meminta kepada pengungat I (Yusak Ohee) dan pengungat II (Jery Ohee) untuk melakukan gugatan ulang.

Mengingat tergugat II telah meninggal. Sehingga hari ini kami mendaftarkan ulang, sebagaimana petunjuk dari majelis hakim pada Pengadilan Negeri Klas 1A Jayapura. ujar Jery Ohee. (Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here