Serahkanlah Kuatir Kepada TUHAN, Maka Ia Akan Memelihara Kita

0
138

🇰 🇮 🇳 🇬 ‘🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩
Senin 25 Januari 2021

Bacaan Setahun:
Kejadian 32
Lukas 24

DISTRACTION
“Ketahuilah bahwa pada hari-hari terakhir akan datang masa yang sukar. Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama” 2 Timotius 3:1-2

Setidaknya sudah lebih dari sembilan bulan kita sama-sama mengalami kondisi yang tidak ‘normal’ yang diakibatkan oleh pandemi covid-19. Yang tentu saja masa pandemi ini mengakibatkan banyak perubahan dan distraction (gangguan) di dalam hidup kita.

Gangguan-gangguan itu terjadi di hampir semua lini kehidupan kita. Banyak dari kita yang mengalami kesulitan ekonomi. Usaha yang tidak profit, gaji yang mengalami pengurangan, atau malahan terkena PHK dari perusahaannya.

Dari kondisi ini selanjutnya berimbas kepada persoalan di dalam rumah tangga atau keluarga. Beberapa media bahkan mengabarkan tingginya perceraian selama pandemi ini. Bagi kita orang percaya, jika tidak hidup dipimpin roh bisa-bisa juga mengalami hal yang sama sebab distraction-distraction tersebut.


Distraction yang diijinkan mau tidak mau membuat kita harus memutar otak untuk mendapatkan solusi terbaik. Bagi kita yang percaya firman Tuhan harus tetap mengandalkan-Nya dalam kondisi ini.

Tetap menjaga persekutuan dengan-Nya melalui doa-doa pribadi, mezbah keluarga, ataupun juga persekutuan bersama saudara-saudara seiman lainnya, yang tentu saja dilakukannya dengan cara ‘on line’, seperti zoom meeting (komsel dengan aplikasi zoom). Dan yang paling penting adalah masihkah kita mau peduli kepada orang-orang di sekitar kita yang mungkin juga butuh support dari kita?

Setidaknya ada beberapa hal yang bisa kita pelajari dari kondisi ‘distraction’ selama pandemi ini. Kita dituntut untuk berbenah, berimprovisasi, inovatif, lebih kreatif lagi supaya kehidupan ini mampu dijalani dengan baik. Di sisi lain, Tuhan memberikan ‘ladang’ baru bagi setiap kita warga Kerajaan-Nya untuk tampil beda dan menjadi berkat bagi sekitarnya.

Pandemi ini memang membuat kondisi kita menjadi tidak menentu, tidak sesuai dengan rencana-rencana yang sudah kita persiapkan sebelumnya. Tetapi kita harus tetap optimis dan yakin bahwa Dia akan terus memimpin kehidupan kita.

Alkitab berkata di hari-hari terakhir akan datang masa sukar, di mana manusia akan semakin mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Tuhan taruh kita di manapun kita berada saat ini untuk menjadi terang dan berkat bagi orang-orang di sekeliling kita, apapun kondisi kita.

 

Mari tetap berusaha untuk saling peduli dan saling support satu dengan yang lain di tengah kondisi yang mungkin kita juga tidak sedang baik. Tetap andalkan Tuhan, dan selalu luangkan waktu untuk bersekutu dengan-Nya. Tuhan Yesus memberkati. (VL)

Questions :
1. Distraction apa yang Anda alami saat pandemi ini, bagaimana Anda mengatasinya?
2. Apakah Anda tetap percaya dan optimis bahwa Tuhan akan selalu memimpin hidup Anda meskipun kondisi serba tidak menentu?

Values :
Tuhan taruh kita di manapun kita berada saat ini untuk menjadi terang dan berkat bagi orang-orang di sekeliling kita, apapun kondisi kita

Tuhan memanggil kita untuk menjadi garam dan terang di segala kondisi, termasuk jika kondisi kita sedang tidak baik sekalipun.

“Serahkanlah kuatirmu kepada TUHAN,
maka Ia akan memelihara engkau!
Tidak untuk selama-lamanya dibiarkan-Nya
orang benar itu goyah.”
__ Mazmur 55.22

Penderitaan yang kita alami saat ini sementara sifatnya. Pandemi tidak berasal dari Tuhan, namun Ia sanggup menggunakan niat buruk manusia menjadi suatu hal baik.

Selama masa ini kita diberikan kesempatan untuk istirahat, merencanakan ulang, mengatur strategi, memunculkan kreativitas, memperbaiki hubungan yang mungkin sempat retak, dan masih banyak hal lain yang sebenarnya bisa kita lihat Tuhan lakukan dimasa ini.

Tuhan tidak tinggal diam dan Tuhan selalu memelihara kita, bahkan dengan cara yang tidak pernah kita duga. (****)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here