Polres Jayapura Ungkap Satu Kasus Narkoba dan Dua Kasus Pencurian Rumah Kosong di Sentani

0
106

 Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, ketika menunjukkan barang bukti berupa narkoba jenis Ganja saat sesi jumpa pers, di Halaman Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Senin (25/1/2021). (Irfan /LPC)

SENTANI (LINTAS PAPUA) – Satreskrim Polres Jayapura berhasil mengungkap kasus pencurian berupa tas samping yang berisikan uang 2 juta rupiah, kalung emas dan gelang emas serta kamera digital merk Nikon D3100 berwarna hitam yang dilakukan OPN (22) warga BTN Lembah Furia Sentani Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura.

Ditangkapnya OPN (22) atas laporan dari korban Achmad A. I. Kalauw yang merupakan tetangga pelaku di BTN Lembah Furia Sentani, Kelurahan Dobonsolo, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura karena hilangnya tas samping yang berisikan uang 2 juta rupiah, kalung emas dan gelang emas serta kamera digital merk Nikon D3100 berwarna hitam pada Selasa (22/12/2020) lalu.

“Jadi korrban yang mengalami kehilangan tas samping yang berisikan uang 2 juta rupiah, kalung emas dan gelang emas serta kamera digital merk Nikon D3100 berwarna hitam ini menceritakan kepada orangtuanya dan saudara saksi bernama Ardi, kemudian saksi bercerita kepada korban bahwa dirinya melihat pelaku keluar dari rumah korban,” kata Kapolres Jayapura AKBP Dr. Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, M.Si, pada sesi jumpa pers tersebut.

“Sehingga korban langsung mendatangi pelaku dan menanyakan perihal pencurian tersebut, akhirnya pelaku mengakui bahwa telah mencuri di rumah korban. Setelah itu, korban melaporkan kejadian itu ke Polres Jayapura,” tambahnya didampingi Kasat Reskrim Polres Jayapura AKP Sigit Susanto dan KBO Reskrim Polres Jayapura Ipda Nunut Simanjuntak, S.TRK, di Halaman Mapolres Jayapura, Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura, Senin (25/1/2021).

Berdasarkan dari laporan korban, Satreskrim Polres Jayapura langsung mendatangi rumah pelaku untuk diamankan ke Mapolres Jayapura.
“Jadi ini kasus pencurian, dengan pelaku inisial OPN. Kejadian ini terjadi di BTN Lembah Furia Sentani pada Selasa (22/12/2020) dinihari lalu sekitar pukul 00.30 WIT. Kemudian yang dicuri pelaku OPN ini adalah tas samping yang berisikan uang sebesar dua juta rupiah, perhiasan berupa kalung dan gelang emas, serta kamera digital,” jelasnya.

“Kronologis kejadiannya berawal saat pelaku yang sedang berjalan di depan rumah korban, karena melihat kondisi rumah korban dalam keadaan kosong dan sepi maka korban mencoba masuk dengan cara membuka pintu rumah korban. Dikarenakan pintu rumah korban tidak terkunci, sehingga pelaku masuk dan hanya melihat adik korban sedang asyik bermain HP. Disaat ada kesempatan, pelaku langsung mengambil tas samping yang berisikan uang sebesar dua juta rupiah, kalung emas dan gelang emas serta kamera digital,” tambah Kapolres Jayapura.

Sebenarnya pelaku dan korban ini tetangga di kompleks perumahan tersebut, karena pelaku sudah berapa kali melakukan aksi pencurian yang selalu dimaafkan korban, namun ternyata pelaku kembali melakukan pencurian lagi terhadap barang milik korban yang merupakan tetangganya sendiri. Sehingga korban melaporkan kejadian itu ke polisi untuk diproses hukum.

“Tersangka dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun,” sebutnya.

Kemudian kasus pencurian lainnya, kata AKBP Victor Mackbon, dilakukan oleh pelaku dengan inisial YAH (21) warga BTN Darsua Blok B Nomor 21 Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura.

“Kami berhasil amankan barang bukti dari tangan pelaku berupa satu unit tv merk LG 22 inchi warna hitam, satu unit speaker merk Dazumba warna hitam dan satu unit Play Station 2 merk Sony warna hitam,” katanya.

Kronologis kejadiannya, pada Sabtu (2/1/2021) sekitar pukul 16.00 WIT, korban bernama Ranita Non Aprilia pergi meninggalkan rumahnya yang beralamat di BTN Darsua Blok AA Nomor 34 Doyo Baru Distrik Waibhu dalam keadaan terkunci.

“Sekitar pukul 20.00 WIT, pelaku YAH bersama rekannya berinisial AL masuk ke rumah korban dengan cara merusak pintu belakang dari rumah korban dengan menggunakan linggis, lalu pelaku YAH bersama rekannya itu mengambil satu unit tv, satu unit speaker serta satu unit Play Station 2 dalam ruang tamu dan para pelaku keluar melalui pintu belakang. Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian sebesar lima juta rupiah,” beber AKBP Victor Mackbon.

“Korban mendapat informasi dari saksi yang melihat para pelaku masuk ke rumahnya, sehingga korban menelpon suaminya yang juga merupakan anggota Polri dan langsung mencari para pelaku di rumahnya dan akhirnya mendapat para pelaku kemudian membawa keduanya untuk diproses hukum,” sambungnya.

Kedua pelaku dikenakan Pasal 362 KUHP dengan ancaman hukuman penjara paling lama lima tahun penjara.

“Kami kenakan Pasal 362 KUHP kepada para pelaku, dengan ancaman hukuman penjara lima tahun penjara,” tukas AKBP Victor Mackbon.
Sedangkan dalam tindak pidana penyalahgunaan narkoba jenis ganja, Kapolres Jayapura menyampaikan, dari tangan para pelaku diamankan 1,9 kg ganja.

“Telah diungkap penyalahgunaan narkotika jenis golongan satu (ganja) sebanyak 1,9 kg. Dari Satres Narkoba yang dipimpin langsung oleh Kasat Narkoba ini selain bisa mengamankan 1,9 kg ganja, juga berhasil meringkus empat pelaku,” ujarnya.

“Barang haram ini diperoleh pelaku dari Papua New Guinea (PNG), berdasarkan keterangan para pelaku transaksi dengan memberikan uang untuk mendapatkan barang haram tersebut. Para pelaku masing-masing berinisial FM, IK, RN dan JL ini diamankan pada tanggal 4 Januari 2021 pukul 23.40 WIT di belakang Pasar Doyo Baru, Distrik Waibhu, Kabupaten Jayapura,” terang Kapolres Victor menambahkan.

Keempat pelaku selain mengedarkan barang haram tersebut, juga positif menggunakan barang haram itu berdasarkan tes urine.

“Barang haram seberat 1,9 kg yang berhasil diamankan ini awalnya mau di barter dengan hp, namun belum sempat diedarkan karena berhasil kita ringkus para pelaku beserta barang haram tersebut,” imbuhnya.
Para pelaku dikenakan Pasal 111 Ayat 1 UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 55 Ayat 1 Ke (1) KUHP. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here