Wabup Keerom, Piter Gusbager Buka Kegiatan Raker I PCNU Kabupaten Keerom di Sanggaria

0
222

KEEROM (LINTAS PAPUA) –  Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengingatkan NU untuk bangkit dari ketidakberdayaan yang selama ini membelitnya. Menurutnya, NU adalah organisasi besar di Indonesia sehingga NU sudah seharusnya menjadi organisasi yang memiliki daya lebih untuk mendukung pemerintah Keerom dalam menjalankan roda pembangunan di Kabupaten Keerom.

Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, mengingatkan NU untuk bangkit dari ketidakberdayaan yang selama ini membelitnya. (Arief/LPC)

‘’NU adalah organisasi besar, sehingga NU diharapkan menjadi motor penggerak kerukunan, yang utama tentunya di dalam NU itu sendiri. Selanjutnya keluar terutama antar umat beragama lain, sehingga terjalin keharmonisan, kerukunan, kedamaian dan modernisasi umat beragama di Keerom,’’ungkapnya saat memberikan amanat pada pembukaan Raker I PCNU Keerom di Sanggaria, arso I pada Sabtu (16/1/2021).

Ditambahkan, sebagai salah satu ormas dan juga ormas lainnya, maka pemerintah sesuai amanat UU mendukung seluruh kegiatan ormas yang menjadi mitra penting bagi pemerintah. Ia juga menyatakan apresiasi terhadap pengurus yang bisa melaksanakan Raker tersebut.

‘’Kita harapkan dengan Raker maka bisa dihasilkan program-program kerja yang dapat mendukung pembangunan dan menjadi mitra pemerintah dalam membangun Keerom,’’pesannya.

Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, (Arief/LPC)

Sementara itu Kepala Kantor Kemenag Keerom, Karel Mambay, SE, MPd.K, pada kesempatan tersebut menyatakan bahwa pihak kemenag memberikan dukungan kepada NU sebagaimana juga tugas-tugas pemimpin keagamaan yang ada di Keerom.

‘’Hal ini daklam rangka mendukung kerukunan di Keerom. Karena dengan kerukunan yang terjaga baik maka pembangunan akan berjalan baik. Dan kita harapkan NU terus bersinergi dengan Kemenag sehingga semangat moderasi dapat terus kita jaga, juga kerukunan antar umat beragama di Keerom,’’ujarnya.

Sedangkan Ketua Tandfidyah PCNU Kab Keerom, Moh. Dimyati, SPd.I, MPd, menjelaskan bahwa Raker ini adalah Raker pertama bagi PCNU. Ia menjelaskan ada dua misi terkait digelarnya Raker PCNU.

‘’Pertama, adalah kita akan wujudkan NU Centre di Keerom yang akan kita bangun di Arso Swakarsa, yang terdiri dari masjid, kantor NU dan Rumah Bhineka. Kedua, terkait dengan organisasi, kita berharap kekuatan organisasi yang kita pupuk baik secara structural maupun cultural. Selama ini secara structural sudah jalan, namun secara culktural akan kita mulai dengan adanya raker ini,’’jelasnya.

Ketua Tandfidyah PCNU Kab Keerom, Moh. Dimyati, SPd.I, MPd, menjelaskan bahwa Raker ini adalah Raker pertama bagi PCNU. Ia menjelaskan ada dua misi terkait digelarnya Raker PCNU. (Arief/LPC)

Sementara Rais Syuriah PCNU Keerom, Kyai Mahfud Muhdhor, menjelaskan bahwa komitmen NU sejak berdiri bahkan sebelum Indonesia merdeka yaitu adanya komitmen keagamaan, komitmen kebangsaan, dan komitmen keemanusian.

Rais Syuriah PCNU Keerom, Kyai Mahfud Muhdhor,. (Arief/LPC)

‘’Komitmen ketiga ini biasanya kita istilahkan ukhuwah Islamiyah, lalu ukhuwah wathoniah dan ukhuwah basariyah. Sehingga apapun kegiatan dan gerakan NU muara terakhirnya adalah menuju ketiga komitmen tersebut. Maka saya berikan masukan kepada pengurus baik di tingkat PCNU dan MWC untuk senantiasa menjaga, menghargai dan menghormati semua saudara. Minimal kita bisa bersatu didalam agama, kalau tidak berarti bersatu dalam bangsa, bila tidak maka bersatu sebagai manusia yang sama-sama menjadi hamba Allah SWT,’’ujarnya.

Pada kegiatan Raker ini, Wabup disaksikan tamu undangan dan pengurus membuka secara resmi kegiatan Raker I ditandai dengan pemukulan rebana. Kegiatan ini diikuti pengurus PCNU dan 4 MWC (majelis wilayah cabang) tingkat distrik yaitu MWC Arso, Arso Barat, Skanto dan Senggi, serta Banom (badan otonom) yang berada dibawah PCNU Keerom. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here