Dermaga Peti Kemas Depapre Masuk Sejarah Dibukanya Tol Laut Pengiriman Bahan Pokok Penting ke Papua

0
248
Sudah enam tahun sejak 2015, Presiden Joko Widodo mencanangkan Dermaga Peti Kemas Depapre, akhirnya dermaga itu akan beroperasi pada 24 Januari 2021. (Diskominfo Kabupaten Jayapura)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kabupaten Merauke melalui Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Merauke mengawali tahun 2021 dengan mencatat prestasi dan sejarah dengan dibukanya Tol Laut Pengiriman Bahan Pokok Penting (Bapokting) ke Papua dan Papua Barat.

Rute ini merupakan rute perdana angkutan barang di laut (tol laut) yang merupakan Program Strategis Nasional (PSN) pada T-19 dari Utara Papua ke Selatan Papua.

“Saya mengapresiasi KSOP Merauke, PT Pelni Cabang Merauke dan dinas terkait yang telah memberikan angin segar kepada kita pemerintah Kabupaten Merauke terutama bagi seluruh masyarakat Merauke,” jelas Wakil Bupati (Wabup) Merauke Sularso, dalam sambutannya saat pemberangkatan perdana Tol Laut di T-19 di Merauke sebagai pelabuhan pangkal, Jumat (15/1/2021)

Dia menyebutkan, hal ini terwujud berkat koordinasi yang baik dari semua pihak terkait sejak tahun 2020.

 

“Dengan begitu, keinginan masyarakat kabupaten Merauke dalam hal ini  petani, nelayan dan masyarakat lainnya khususnya masyarakat yang berhubungan di sektor usaha terutama pertanian dan perdagangan telah terjawab dengan pengiriman barang yang menjadi komoditi unggulan yaitu beras hasil produksi petani Merauke, melalui laut dengan menggunakan KM. Logistik Nusantara 2 (Lognus 2) di trip terakhir akhir desember tahun lalu 2020 dengan 20 Kontainer sebagai muatan balik,” urainya.

Pengiriman perdana ini berhasil membawa sebanyak 21 Kontainer, dengan muatan Bapokting sebagai Komoditi unggulan hasil produksi petani yaitu beras sebanyak 20 kontainer dan 1 kontainer berisi kecap.

Pengiriman 21 kontainer dari Kabupaten Merauke ini, akan dikirim dan didistribusikan ke seluruh wilayah Provinsi Papua dan Papua Barat, dengan menyinggahi Pelabuhan Kokas Kabupaten Fak Fak, Pelabuhan Sorong, di Kota Sorong yang berada di Provinsi Papua Barat, dan menyinggahi Pelabuhan Korindo di Kabupaten Supiori serta Depare Kabupaten Jayapura di Provinsi Papua,  menggunakan kapal KM. Logistik Nusantara 2 dengan operator PT Pelni pada T-19.

“Pada awal tahun 2021 ini, pengiriman perdana Tol Laut lintas Papua kita akan laksanakan, ini merupakan bukti nyata bahwa Pemerintah Pusat betul-betul menjawab keinginan masyarakat Papua dengan adanya Program Strategis Nasional Tol Laut lintas Papua ini dari Selatan ke Utara Papua dan sebaliknya kembali ke Merauke,” ucapnya.

Sebagai informasi, ditengah kesulitan Covid-19, Pemerintah dengan serius baik Pemerintah Pusat melalui Kementerian Perhubungan, Kementerian Perdagangan, Kementerian Desa, PDT dan Transmigrasi maupun Pemerintah Provinsi dan pemerintah Kabupaten Merauke terus berupaya, walaupun situasinya agak sulit ditengah ekonomi yang kita alami sekarang sebagai dampak Covid-19.

Hal senada juga di sampaikan oleh Kepala KSOP Merauke Turki Rahman di sela peluncuran.

“Ini adalah perjuangan kita semua, dan patut disyukuri bahwa prestasi Kabupaten Merauke dalam muatan balik pada tahun 2020 lalu menjadikan Pelabuhan Merauke pelabuhan pangkal dari penyelenggaraan Angkutan Barang di Laut (Tol Laut) sebagai pengembangan model Pelabuhan dan Trayek pada H – 5 (dengan rute Tanjung Perak – Merauke – Tanjung Perak) dan juga T – 19 yang melintasi dari selatan Papua sampai ke utara Papua dan sebaliknya (Merauke – Kokas – Sorong – Korido/Biak – Depapre/Jayapura), “ ujarnya.

Turki menjelaskan bahwa hal tersebut juga sesuai dengan SK. Direktur Jenderal Perhubungan Laut Nomor AL. 869/DJPL/2020 tentang Penetapan Jaringan Trayek Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang di Laut Tahun Anggaran 2021.

“Dengan begitu, pelaksanaan program pemerintah khususnya daerah-daerah terpencil bisa sukses terlaksana, Sukses buat petani dan Sukses buat kita semua, dan pemerintah pusat sangat merespon untuk pembangunan perekonomian daerah terutama tingkat kesejahteran masyarakat petani di Papua ini”ungkapnya.

Dalam kesempatan serupa, Kepala Perum Bulog Merauke, Inung Tri Afandi menuturkan bahwa pengiriman dengan mengunakan KM Logistik Nusantara 2 dengan jalur Tol Laut ini merupakan salah satu jawaban dari kendala-kendala distribusi selama ini.

“Selama ini kendala kami ( Bulog Merauke) untuk menyalurkan beras dibeberapa wilayah terutama wilayah Papua dan Papua Barat terkendala diangkutan karena selama ini untuk angkutan beras dari Merauke yang paling lancar pengiriman ke Timika,” tuturnya.

Sementara di beberapa wilayah Sorong Fak-fak Jayapura dan lain, rute kapal yang umum selama ini ke Surabaya dulu baru ke balik ke wilayah timur lagi.

“Dengan adanya T – 19 dengan rute Merauke – Kokas – Sorong – Korido – Depapre ini bisa mempermudah dan mempercepat arus perjalanan untuk wilayah Papua dan Papua Barat” tutup Inung.  (Dikutip dari http://aksi.id/artikel/63953/Perdana-Tol-Laut-Angkut-Logistik-dari-Utara-ke-Selatan-Papua/ )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here