Belajar Merasa Cukup : Kita Sudah Kaya, Jika Berbahagia dan Baik Hati

0
123

Bacaan Setahun:
Kej. 18
Luk. 12

BELAJAR MERASA CUKUP
“Apakah engkau ingin menjadi benar-benar kaya? Sesungguhnya engkau sudah kaya, apabila engkau bahagia dan baik hati.”1 Timotius 6:6 (FAYH)

Apakah arti cukup buat anda? Saya mengajukan pertanyaan ini sebab ada banyak orang yang tak pernah merasa cukup dalam hidupnya.

BERSUKACITA DALAM KASIH ALLAH (mauliutus.org)

Arti cukup buat setiap orang sangat berbeda antara satu dengan lainnya, namun belajar merasa cukup adalah hal yang sangat penting bagi kehidupan kita masing-masing. Sebenarnya orang yang merasa cukup adalah orang yang benar-benar mengenal siapa Tuhannya. Ada dua hal yang dapat kita pelajari dari belajar merasa cukup.

Yang pertama, cukup itu luar biasa – 1 Timotius 6:6-8. Orang yang dapat merasa cukup adalah orang yang dapat bersyukur kepada TUHAN. Sebenarnya TUHAN sudah menyediakan segala yang terbaik kepada kita sesuai dengan kapasitas kita masing-masing.

Sebenarnya TUHAN sudah mempercayakan berkat-berkat-NYA kepada kita sesuai tugas dan tanggung jawab kita. oleh sebab itu kita tak perlu iri hati kepada orang lain dan kita juga tidak boleh marah dan kecewa kepada TUHAN karena kita merasa kurang diberkati dan merasa kurang diberi kepercayaan oleh TUHAN.

Sebenarnya TUHAN mau kita bertumbuh, berkembang dan berlipat ganda lewat berkat dan tugas serta tanggung jawab yang sudah TUHAN percayakan kepada kita. Asal kita mau setia dalam hal-hal kecil dan dianggap remeh oleh orang lain, maka TUHAN akan tambahkan hal-hal yang lebih besar kepada kita. Dengan bersyukur dan puas kepada TUHAN dan atas berkat-berkat-NYA adalah wujud ibadah kita kepada TUHAN.

Merasa cukup adalah wujud percaya kita kepada TUHAN. Sebenarnya merasa cukup itu sangat luar biasa.

Yang kedua, ketamakan itu menghancurkan – 1 Timotius 6:9-10. Hati yang tamak adalah awal dari kehancuran. Kehancuran akibat ketamakan akan berdampak buat kehidupan orang yang tamak. Orang yang tamak tak pernah bisa bersyukur kepada TUHAN. Ia iri melihat keberhasilan dan berkat yang diterima oleh orang lain.

Padahal TUHAN sudah menyediakan berkat khusus kepada setiap orang sesuai dengan tugas dan tanggung jawab yang TUHAN percayakan kepada mereka. Hati yang serakah mudah terpikat dengan godaan dunia. Mari kita belajar untuk menguasai diri dan menjaga hati kita dengan sungguh-sungguh. Mari kita belajar untuk mengutamakan TUHAN di atas segalanya.

Mari kita belajar peduli kepada orang lain. Kita juga harus memiliki gaya hidup Kerajaan ALLAH, bukan gaya hidup hedonisme. Hidup apa adanya, yaitu asli dan tidak dibuat-buat membuktikan kita puas dan bersyukur kepada TUHAN. Sudahkah anda belajar merasa cukup? (DW)

Questions :
1. Apakah pandangan anda tentang ‘BELAJAR MERASA CUKUP’?
2. Mengapa dalam BELAJAR MERASA CUKUP kita harus dapat bersyukur dan membuang ketamakan?

Values :
Seorang warga Kerajaan adalah pribadi yang menyadari bahwa belajar merasa cukup harus mau belajar bersyukur dan membuang ketamakan.

Belajar merasa cukup adalah gaya hidup sehari-hari yang tampak nyata dari warga Kerajaan Allah.

“Kalau ada seorang di antaramu yang kurang bijaksana, hendaklah ia memintanya dari Allah, maka Allah akan memberikan kebijaksanaan kepadanya; sebab kepada setiap orang, Allah memberi dengan murah hati dan dengan perasaan belas kasihan.”
__ Yakobus 1.5 (BIS)

Dalam mengatur strategi ataupun menyelesaikan permasalahan, kita membutuhkan hikmat. Dan Alkitab menjelaskan bahwa mintalah Hikmat Allah, sang empunya hikmat; maka Ia akan memberikannya kepada kita.

Kemampuan berpikir manusia terbatas dan juga mudah terpengaruhi oleh berbagai faktor. Hanya hikmat Allah yang dapat kita percaya sebagai pegangan hidup kita.

Ketika dibaca dengan teliti, Alkitab penuh dengan berbagai jawaban dan hikmat yang dapat membantu kita dalam berbagai persoalan kehidupan kita.

“Carilah maka engkau akan menemukannya.” (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here