Program Ekonomi Hijau Papua Fasilitasi Pelatihan Uji Coffee Sensory Bagi Para Pegiat Kopi

0
109
Pada tanggal 3-5 November ini, Ekonomi Hijau Papua melaksanakan pelatihan uji cita rasa kopi dengan melibatkan 3 orang konsultan dari PT Belajar Kopi Bersama (5758 Coffee Lab, Bandung).. (ISTIMEWA)

 JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –   Program Ekonomi Hijau Papua Program Pertumbuhan Ekonomi Hijau Papua & Papua Barat (Green Economic Growth Programme for Papua Provinces/GEG) adalah program kerjasama pemerintah Inggris dan pemerintah Republik Indonesia, dilaksanakan di bawah Unit Perubahan Iklim Inggris (UK Climate Change Unit-UKCCU) dengan kementerian desa, pembangunan daerah tertinggal dan transmigrasi Republik Indonesia.

 

Program ini  bertujuan untuk meningkatkan proporsi bisnis berkelanjutan, rendah karbon dan berkontribusi pada ekonomi lokal Papua melalui peningkatan jumlah usaha dan wirausaha hijau yang layak dan memperkuat rantai nilai yang membuat bisnis mereka mandiri dan berkelanjutan.

 

Tentang Pelatihan Coffee Sensory (Uji Cita Rasa Kopi)

 

Pada tanggal 3-5 November ini, Ekonomi Hijau Papua melaksanakan pelatihan uji cita rasa kopi dengan melibatkan 3 orang konsultan dari PT Belajar Kopi Bersama (5758 Coffee Lab, Bandung).  Perusahaan ini memiliki sertifikasi sebagai Specialty Coffee Association Premiere Training Campus di Indonesia dan berhak menyelenggarakan kelas internasional untuk barista, Q Arabica Grader, Q Robusta Grader dan bidang-bidang perkopian yang lain. Ketiga orang konsultan yang dilibatkan yaitu Adi Wicaksono Taroepratjeka, Mia Laksmi Handayani dan Andi K. Yuwono.

 

Pelatihan uji rasa cita rasa kopi ini merupakan lanjutan dari Coffee Barista & Roastery Training (Pelatihan Barista & Roastery) yang dilakukan oleh Ekonomi Hijau Papua pada November 2019 lalu di Papua dan pada Oktober 2020 lalu di Papua Barat. Ini merupakan bagian dari upaya Ekonomi Hijau Papua untuk terus meningkatkan kapasitas dan bertumbuhnya kreativitas pegiat kopi pada industri kopi Papua.

 

Coffee Sensory (uji cita rasa kopi) merupakan salah satu upaya kontrol kualitas pegiat kopi. Dengan memiliki kemampuan ini pelaku usaha kopi dapat melakukan analisis rasa dari sebuah kopi sekaligus menentukan standar rasa kopi tersebut.

 

Proses ini menggunakan kemampuan indera penciuman maupun perasa untuk menentukan rasa-rasa berbeda dalam kopi. Proses ini penting untuk menetapkan konsistensi rasa dari kopi. Jika kopi tidak memiliki karakteristik seperti yang ditetapkan maka kemungkinan terdapat kesalahan dalam proses  roasting maupun penyeduhannya.

Bagi mereka yang sudah professional dalam melakukan hal ini akan mudah membedakan cita rasa kopi dari berbagai daerah hanya dengan teknik mencium aroma dan menyeruput seduhan kopi tersebut (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here