KPU Keerom Gelar Persiapan Dua Kali Debat Publik di Pilkada

0
148
Tampak Kegiatan Rakornis KPUD Keerom. (Arief /LPC)

Paslon Tidak Boleh Mendeskreditkan Paslon Lain, Membawa Isu SARA dan Mengikuti Protokol Covid

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Keerom, Mathius Melianus Gobay, S.Sos, mengemukakan pihaknya menjadwalkan akan ada dua kali debat public bagi Paslon Calon Bupati dan Wakil Bupati Keerom untuk Pemilihan Bup/Wabup kali ini.

‘’Pertemuan kali ini yaitu melalui rapat koordinasi yang dihadiri ketiga Paslon dan pihak terkait adalah kita membahas untuk persiapan kegiatan debat publik yang pertama. Dalam hal ini, KPU Keerom menyampaikan tata tertib dan rundown acara saat debat pertama Senin besok (9/11/20) yang direncanakan dilaksanakan di Aula Gedung DPRD Keerom,’’ujarnya kepada media ini di sela-sela kegiatan Rakor di Arso Grande Hotel, Kamis (5/11/2020).

 

Ketua KPUD Keerom, Melianus Gobay, saat diwawancara. (Arief /LPC)

Tata tertib yang dimaksud menurutnya salah satunya adalah setiap pasangan calon Bup/Wabup wajib mematuhi protocol kesehatan pencegahan Covid-19, peserta dalam debat juga harus mematuhi waktu yang ditetapkan. Dalam mengajukan pertanyaan, menjawab pertanyaan atau menanggapi, para Paslon diharapkan tidak mengeluarkan statemen yang mendeskreditkan Paslon.

‘’Juga tidak menyampaikan isu SARA dalam penyampaiannya sehingga diharapkan masing masing Paslon menyampaikan program, visi dan misi sehingga debat public besok bisa berjalan baik. KPU Keerom siap memfasilitasi dua kali debat, yang pertama pada 9 november dan debat II pada 23 November mendatang,’’ujarnya.

Ia menambahkan harapannya agar para Paslon Bup/Wabup dalam paparan dan debat tersebut bisa menyampaikan dengan baik apa yang menjadi program mereka untuk membawa kesejahteraan dan pembangunan di kabupaten Keerom.

Untuk membantu terselenggaranya debat public tersebut berjalan baik maka KPU keerom telah menyiapkan pertanyaan yang berasal dari panelis-panelis yang terdiri dari akedemisi dan para professional yang handal. Demikian juga moderator yang disiapkan. ‘’5 pertanyaan untuk setiap calin Bupati dan 5 pertanyaan untuk setiap calon Wabup,’’ujarnya.

Ia menambahkan bagi masyarakat yang ingin menyaksikannya bisa melalui siaran langsung (live) TVRI Papua dan RRI Papua, pada Senin (9/11/20) pukul 16.30 WIT hingga pukul 19.00 WIT.

‘’Siaran berlangsung selama 150 menit, kita harapkan masyarakat bisa mengikuti siarannya agar bisa mendapat gambaran siapa Paslon yang akan dipilihnya nanti pada tanggal 9 Desember 2020 mendatang,’’pungkasnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here