100 Pelajar Ikuti Lomba Menggambar dan Baca Puisi Bertemakan Pahlawan

0
153

Ketua Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua, Yanto Eluay dan Kasrem 172/PWY Kolonel Inf Ahmad Fauzi dengan para peserta lomba ketika berpose bersama usai pembukaan perlombaan Hari Pahlawan 2020. (Irfan /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Meski berada dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau New Normal Covid-19, Organisasi Masyarakat (Ormas) Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua bekerjasama dengan Rumah Belajar Papua Hay mampu menunjukkan semangat menyambut peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 10 November mendatang.

Semangat itu ditunjukkan dengan menggelar lomba menggambar untuk pelajar SD kelas IV dan VI serta lomba baca puisi untuk pelajar SMP yang ada di Kota Sentani, yang berlangsung di Pendopo Igwa-igwa Ondikeleuw Haleufoiteuw Hele Wabhouw, Jalan Bisteur Pos, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua, Sabtu (7/11/2020).

Meski berada dalam masa adaptasi kebiasaan baru (AKB) atau New Normal Covid-19, Organisasi Masyarakat (Ormas) Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua bekerjasama dengan Rumah Belajar Papua Hay mampu menunjukkan semangat menyambut peringatan Hari Pahlawan Tahun 2020 yang jatuh pada tanggal 10 November mendatang. (Irfan /LPC)
Ketua Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua, Yanto Eluay. (Irfan /LPC)

Perlombaan yang bertemakan “Pahlawan Dalam Diriku” itu diikuti 100 pelajar tingkat SD (kelas IV dan VI) untuk kategori menggambar dan tingkat SMP untuk baca puisi. Sementara lomba tersebut dibuka oleh Ketua Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua Yanto Eluay dan dihadiri Kasrem 172/PWY, Kolonel Inf. Ahmad Fauzi.

“Jadi dalam rangka Hari Pahlawan tanggal 10 November 2020, kami dari Ormas Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Provinsi Papua bekerjasama dengan Rumah Belajar Papua Hay yang berada dibawah naungan Kodam XVII/Cenderawasih, yang peduli terhadap generasi muda kita dengan tujuan peningkatan sumber daya manusia,” ujar Ketua Ormas Presidium Putra Putri Pejuang Pepera (P5) Yanto Eluay ketika dikonfirmasi, di Pendopo Igwa-igwa Ondikeleuw Haleufoiteuw Hele Wabhouw, Kampung Sereh, Distrik Sentani, Sabtu (7/11/2020) pagi.

“Dimana, untuk anak SD kelas IV sampai kelas VI itu kita buat perlombaan menggambar. Sedangkan untuk tingkat SMP, kita akan buat lomba baca puisi Pahlawan,” lanjutnya.

Pria yang juga Ondofolo Kampung Sereh itu mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membangkitkan kesadaran siswa-siswi sekolah akan kebesaran bangsa Indonesia dan Pahlawan Indonesia asal Papua. Lantaran, Papua juga memiliki Pahlawan yang ikut memperjuangkan kemerdekaan Negara Republik Indonesia.

“Tujuan kegiatan ini seperti yang tadi jelaskan, selain memperingati Hari Pahlawan dan pengembangan sumber daya manusia dalam hal ini generasi muda kita. Tetapi, juga generasi muda anak-anak kita baik itu dari tingkat SD sampai SMP, untuk mereka dapat memahami serta mengetahui siapa saja pahlawan Indonesia. Pahlawan yang berjuang melawan penjajah Belanda dan juga berjuang untuk kemerdekaan bangsa Republik Indonesia,” katanya.

Menurutnya, generasi muda Papua harus tahu, bahwa kita sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Dimana kata Yanto, pada tahun 1969 dilakukan musyawarah Pepera yang melibatkan 1.026 tokoh-tokoh Papua yang sudah menyatakan dan memutuskan Papua menjadi bagian dari Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Jadi sekali lagi saya sampaikan, generasi muda harus tahu tentang sejarah Papua. Karena Papua sudah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari NKRI sejak Pepera itu diputuskan. Inilah yang akan kami sampaikan dalam kegiatan besok (hari ini) jelang peringatan Hari Pahlawan 10 November,” tukas Yanto.

Sementara itu ditempat yang sama, Kasrem 172/PWY Kolonel Inf. Ahmad Fauzi menuturkan lomba Hari Pahlawan Nasional sangat penting dibuat guna menanamkan rasa kebangsaan kepada anak-anak Papua.
Menurut Kasrem 172/PWY, mereka (anak-anak) harus menjadi warga Negara yang mencintai pahlawannya.

“Itu yang perlu kita tanamkan dari awal kepada generasi muda, sehingga mereka harus tahu sejarah Papua itu sendiri terutama pahlawan-pahlawan yang berjasa sejak dulu sampai saat ini,” tutur Kolonel Inf Ahmad Fauzi.

Untuk itu, dirinya berharap lomba ini terus berkelanjutan, dengan artian tidak berhenti pada kegiatan ini saja. Tetapi, akan ada lagi lomba-lomba berikutnya yang bisa memberikan pemahaman, serta rasa kecintaan mereka terhadap para pahlawan dan juga orang-orang yang berjasa bagi Papua.

Sementara itu, Lidya Yohana selaku penanggungjawab dari Rumah Belajar Papua (Papua Hay) mengatakan bahwa lomba Hari Pahlawan Nasional ini dilaksanakan agar tumbuh jiwa kepahlawanan di diri setiap anak-anak Papua.

“Selain itu, lomba ini kita lakukan agar mereka lebih mengenal para pahlawan Papua, sehingga dari lomba ini mereka dapat belajar dan termotivasi untuk menjadi generasi yang berguna bagi Bangsa terlebih untuk kemajuan Papua,” terangnya.

Dirinya juga berharap, kedepannya terus ada kegiatan dalam bentuk lomba seperti ini agar wawasan dari generasi muda Papua dapat terus bertumbuh dan berkembang seperti wawasan anak muda lainnya yang berada di tempat lainnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here