Hari Kedua Operasi Zebra di Sentani, 6 Pengendara Ditindak dan 36 Orang Ditegur

0
86
Satlantas Polres Jayapura saat melaksanakan Operasi Zebra Matoa 2020. (Irfan /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Memasuki hari kedua Operasi Zebra Matoa 2020, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Jayapura menindak sebanyak 6 pengendara motor maupun pengemudi mobil yang tidak membawa surat-surat kendaraan.

Hari pertama, Senin, 26 Oktober 2020 giat operasi Zebra Matoa 2020 hanya berupa teguran saja. “Kalau hari pertama itu, kami cuma lakukan teguran lisan kepada 36 pengendara saja,” ucap Kapolres Jayapura AKBP Victor Dean Mackbon, SH, S.IK, MH, .MSi, melalui Kasat Lantas Polres Jayapura, Iptu Jusman Mori, S.IK, MM, kepada wartawan media online ini usai pelaksanaan Operasi Zebra Matoa 2020 di hari kedua, di Kantor Satlantas Polres Jayapura, Selasa (27/10/2020) siang.

Sementara untuk hari kedua, Selasa, 27 Oktober 2020 dengan melakukan giat hunting operasi Zebra Matoa 2020 di Jalan Raya Sentani-Waena, tepatnya di depan Kantor Satlantas Polres Jayapura menjaring sebanyak 6 pengendara yang kedapatan tidak membawa surat-surat seperti SIM, STNK dan tidak memakai pengaman kepala atau helm.

“Hari ini, Selasa 27 Oktober 2020 ada banyak pelanggaran sih. Ada yang cuma kita berikan atau teguran, juga ada yang kita lakukan penindakan seperti tadi itu ada 6 yang di tindak. Yakni, dua pengendara motor ada yang kita tilang dan dua kendaraan yang kami tahan, karena kita curigai itu barang curian, jadi kita memperkuatnya dengan memberikan blanko tilang,” ucap Iptu Jusman Mori lagi.

“Kemudian ada roda empat, yakni mobil truk dan pick up (blakos) yang sama sekali tidak memiliki identitas kendaraan sama sekali. Nah, itu yang kita lakukan penindakan. Terus untuk teguran tadi juga sangat banyak kurang lebih ada sekitar 20 kendaraan berupa teguran lisan. Kalau untuk kendaraan yang kita amankan sebanyak 8 unit, yakni 7 motor dan 1 SIM yang berhasil kita amankan karena tidak menunjukkan surat-surat kendaraan,” tambahnya.

Untuk diketahui, Operasi Zebra Matoa 2020 berlangsung mulai 26 Oktober hingga 8 November 2020 mendatang dengan menindak sejumlah pelanggaran.

“Oleh karena itu, kami imbau kepada para pengendara untuk melengkapi surat-surat kendaraan bermotor, termasuk tertib berlalu lintas dan selalu menggunakan masker saat berkendara,” tutup pria kelahiran Palu, 27 Februari 1992. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here