PB PON Diminta Koordinasi Dengan Polda Papua Jelang Peresmian Stadion Lukas Enembe

0
76

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)- Kepolisian Daerah (Polda) Papua meminta, Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) XX untuk melakukan komunikasi menjelang peresmian Stadion Papua Bangkit sekaligus berganti nama menjadi Stadion Lukas Enembe.

Demikian hal ini disampaikan Wakapolda Papua Brigjen Pol. Matius D. Fakhiri, di Mapolda Papua, Senin (19/10/2020).

“Kami minta mulai hari ini kita, Polda Papua dan PB PON XX selalu berkomunikasi untuk melihat secara detail rincian dari pada acara peresmian Stadion yang yang akan berganti sebagai Lukas Enembe,” katanya.

Untuk itu, Dia berharap rundown kegiatan juga harus berpedoman pada aturan dalam menerapkan protokol kesehatan. “Sehingga kami akan mengutus Irwasda dan Dir intel untuk bersama-sama dengan panitia melihat kembali rangkaian kegitan tersebut, agar tidak salah dalam mendukung kegiatan itu,” ujarnya.

Ditambahkan Wakapolda, sebanyak seribu personil gabungan TNI-Polri termasuk Satpol PP disiapkan saat peresmian berlangsung.

“Sehingga kita bisa memastikan hanya yang bisa masuk hanya yang terlibat dalam kegiatan upacara peresmian, tidak ada masyarakat lain,” tegasnya.

Sebelumnya, ketua harian Panitia Besar Pekan Olahrga Nasional (PB PON) XX Papua, Yunus Wonda mengakui Polda Papua tidak memberikan ijin terkait kegiatan yang dilaksanakan secara terbuka. Sehigga akan dilakukan secara daring.

“Sekali lagi kami atas nama panitia dan pemerintah provinsi Papua menyampaikan permohonan kepada seluruh masyarakat yang tidak bisa menyaksikan langsung namun dapat menonton secara live di TV,” katanya, Senin (19/10) pagi.

Menurutnya, ini dilakukan sebagaimana untuk menerapkan protokol kesehatan dan menghundari kerumunan banyak orang. “Sehingga tidak menimbulkan cluster baru penyebaran virus corona di Papua terutama di kota dan Kabupaten Jayapura,” pungkasnya.

(Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here