Karena Pandemi Covid-19, Raker I KKSS Kabupaten Jayapura Diundur ke 17 Oktober 2020

0
170
Ketua Panitia Pelaksana Rapat Kerja (Raker) I BPD KKSS Kabupaten Jayapura, Murni, S.Pd, saat diwawancara. (Irfan / lintaspapua.com)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Panitia Pelaksana (Panpel) Rapat Kerja I Badan Pengurus Daerah – Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPD KKSS) Kabupaten Jayapura periode 2020-2025 resmi menunda agenda Rapat Kerja I BPD KKSS Kabupaten Jayapura Tahun 2020 di Suni Garden Lake Hotel and Resort Hawaii, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura menjadi Sabtu, 17 Oktober 2020.

Ketua Panitia Rapat Kerja (Raker) I BPD KKSS Kabupaten Jayapura Tahun 2020, Murni, S.Pd, menjelaskan bahwa penyelenggaraan Rapat Kerja (Raker) I BPD KKSS Kabupaten Jayapura Tahun 2020 yang awalnya diselenggarakan pada hari Kamis, 8 Oktober 2020, di Suni Garden Lake Hotel and Resort Hawaii, Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, terjadi perubahan jadwal dikarenakan adanya kebijakan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura yang memberlakukan pembatasan aktivitas ekonomi masyarakat hingga pukul 17.00 WIT atau jam 5 sore akibat perkembangan situasi wabah Covid-19 yang makin meningkat di Bumi Khenambay Umbay di masa new normal ini.

“Tidak batal ya, yang namanya batal itu tidak cuma mungkin waktu pelaksanaannya diundur. Tadinya kami berencana itu di tanggal 8 Oktober 2020, namun berhubung di tanggal 8 Oktober itu masih suasana pandemi Covid-19 yang semakin meningkat, maka kami dari panitia pelaksana Raker tidak bisa melaksanakannya,” ujar perempuan yang juga Ketua Bidang Organisasi pada BPD KKSS Kabupaten Jayapura, saat dikonfirmasi wartawan media online ini, kemarin.

“Karena untuk melaksanakan (Raker) itu kita harus mendapatkan rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura mengenai setiap pihak yang ingin membuat suatu kegiatan yang mengundang keramaian wajib memperoleh rekom dari Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura,” sambung Murni.

Setelah berkoordinasi dengan Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura, katanya, saat itu pihaknya memperoleh informasi bahwa belum bisa melakukan sebuah kegiatan yang mengundang keramaian di masa pandemi Covid-19 ini dan juga adanya Surat Keputusan (SK) Bupati Jayapura terkait kebijakan pembatasan aktivitas ekonomi masyarakat dari tanggal 28 September 2020 hingga tanggal 12 Oktober 2020 di pukul 17.00 WIT.

“Karena kami rencanakan di tanggal 8 Oktober, sehingga kami mundurkan sampai batas pemberitahuan atau rekomendasi dari Tim Gugus Tugas Covid-19. Namun pada hari ini (kemarin) saya di telpon oleh salah satu anggota Tim Gugus Tugas Covid-19 Kabupaten Jayapura, bahwa kegiatan yang mengundang keramaian diatas tanggal 12 Oktober sudah bisa dilaksanakan,” sebutnya.

“Jadi kami berencana akan melaksanakan kegiatan yang sempat tertunda ini di tanggal 17 Oktober 2020 mendatang. Kenapa di tanggal 17 Oktober, karena kami sudah konfirmasi dengan pihak bank yang ingin bekerjasama dengan kami. Dikarenakan dalam kegiatan kami itu, bukan hanya Raker saja, tapi ada kegiatan SemuwaRecorn yang ingin di sponsori oleh Bank Mandiri,” tambahnya.

“Sehingga kami akan mengirim surat kembali, jadi surat yang pertama itu kan tidak diijinkan karena kita laksanakan di batas waktu pemberlakuan pembatasan aktivitas ekonomi masyarakat akibat pandemi Covid-19 yang meningkat. Akhirnya, kami akan membuat surat kembali ke Tim Gugus Tugas Covid-19 untuk mendapatkan rekomendasi dan ijin membuat kegiatan yang mengundang keramaian. Sehingga kami bisa dapat rekom Gugus Tugas itu untuk menjadi dasar bagi kami dalam melaksanakan Raker,” tutupnya. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here