Semangat Pejuang Imunisasi Walaupun Bayar Ojek Satu Juta

0
197

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)- Hidup tanpa listrik, tanpa sinyal telekomunikasi, bahan makanan mahal, jarak tempuh bekerja jauh, jalanan terjal, ongkos ojek mencapai jutaan rupiah, semua kesulitan ini membuat seorang gadis muda malah bersemangat.

Eufrasia Paulina Jumiati S.KM, berusia 23 tahun, bekerja sebagai Field Officer Yayasan Gapai Papua. Tugasnya menyampaikan informasi kepada orang tua di Wilayah Pegunungan Tengah Papua mengenai Hak anak untuk sehat, memperoleh Imunisasi lengkap, menangkal sakit yang tidak tahu kapan datangnya.

Eufrasia Paulina Jumiati S.KM, atau lebih dikenal dengan panggilan Ocy menuturkan tidak ada yang sulit, asal punya kemauan walaupun perjalanan jauh dari satu Puskesmas ke rumah warga lalu ke gereja untuk memberikan Vaksin Imunisasi pada anak.

“Waktu di Intan Jaya bayar ojek satu juta, Perjalanan sekitar setengah hari dari Sugapa ke Distrik Wandai di tambah jalan kaki tiga jam ke Puskesmas. normalnya sebenarnya 4 jam tapi karena jalan rusak di perbaiki, semua berawal dari berdoa, punya kemauan itu saja modalnya,”Tuturnya sambil tersenyum.

Bercanda dengan anak Usai Imunisasi. (Fransisca / lintaspapua.com)

Selain itu Ocy merasa peranan bahan bakar di daerah Tolikara, Intan Jaya, sangat di butuhkan, sekalipun mahal tetap harus membelinya untuk kebutuhan masuk kebeberapa daerah pelosok untuk menunjang pelayanan kesehatan merata di beberapa Wilayah.

“Bensin satu liter di Tolikara masih murah 25 Ribu Rupiah per liter, di Intan Jaya sekitar 40 Ribu Rupiah per liter, Walaupun harga berbeda tetap beli untuk mencapai tempat dimanapun ada anak-anak Papua, kami perjuangkan kemana saja, agar semua anak mendapat Imunisasi, juga pelayanan kesehatan lainnya, bersyukur masih ada bensin, kalau tidak ada akan lebih sulit,”Katanya.

Unit Manager Communication, Relations & CSR MOR VIII PT Pertamina (Persero), Edi Mangun, menjelaskan ada beberapa SPBU, di wilayah Tolikara dan Intan Jaya, belum sampai Kawasan Sugapa dan Wandai

“ untuk Kabupaten Tolikara, SPBUKompak Citra Kasih/Distrik Karubaga/Jobber Timika, SPBU Kompak Sinar Toli/Distrik Karubaga/Jobber Timika, SPBU Kompak Belosadan/Distrik Bokondini/FT Jayapura.Kabupaten Intan Jaya, ada satu SPBU Kompak Gunung Selatan/Distrik Sugapa/FT Nabire,”Jelasnya.

Kesetiaan Ocy menyampaikan Informasi kesehatan mengenai pencegahan penularan Covid-19 juga dilakukan walaupun harus berjalan kaki selama berjam-jam lamanya sambil membawa Vacinne Carrier (kotak pembawa vaksin). di dalam benaknya hanya kecintaannya kepada anak Papua membuatnya mampu memotivasi diri, terus setia memberikan pelayanan kesehatan. Kisah ini di sampaikan Kamis(8/10/2020) melalui beberapa kali perjumpaan lintaspapua.com di Wamena. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here