Perkuat Basis, Ketua PGRI Kabupaten Jayapura Lantik Pengurus Distrik

0
205

SENTANI (LINTAS PAPUA)- Dalam rangka melakukan konsolidasi di tingkat Distrik Persatuan Guru Republik Indoensia (PGRI) Kabupaten Jayapura melantik secara resmi tiga Pengurus Distrik, masing-masing PGRI Distrik Kaureh, Yapsi, dan Gresik Selatan pada Sabtu 24 September 2020 pekan kemarin.
Ketua-Ketua Distrik yang dilantik bersama kepengurusannya yakni Distrik Kaureh diketuai oleh Sugiyanto, S.Pd Kepsek SD Persiapan Nuri Estate Sinas Mas, Distrik Yapsi diketuai oleh Adam Kornelis Saimar, S.Pd Kepsek SMP N 3 Yapsi, Distrik Gresik Selatan diketuai oleh Lando Maniagasi, S.Pd Kepsek SMP N Gresik Selatan.

Pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Ketua PGRI Kabupaten Jayapura Jimmy G. M. Fitowin, S.Pd, secara bersamaan ketiga Distrik di Gedung Sekolah SD Inpres Lereh Distrik Yapsi, Penetapan SK kepengurusan dan penyerahan pataka PGRI kepada masing-masing Ketua-Ketua Distrik.

Dalam sambutannya Jimmy menegaskan bahwa pelantikan yang dilakukan pada kepengurusan di tingkat Distrik merupakan amanah organisasi yang wajib dilaksanakan untuk memperkuat basis komunikasi dari tingkat ranting dan Distrik sampai ke tingkat pusat. “Hal ini merupakan amanah organisasi dimana kepengurusan yang sudah habis itu wajib dialkukan reorganisasi, baik dari tingkat ranting dan distrik sampai ke tingkat pusat,” ujar Kepala SMP N Satap Kanda itu.

Hal lain yang dikatakan pula oleh pria yang gemar humor itu yakni ketika kepengurusan di tingkat distrik itu telah berjalan dengan baik maka komunikasi-komunikasi untuk mendapatkan data-data yang otentik secara khusus untuk pembangunan pendidikan di Kabupaten Jayapura itu bisa terwujudkan artinya ketika PGRI memberikan atensi pembangunan kepada Pemerintah maupun semua stake holder pemerhati pendidikan itu berdasarkan sumber data yang akurat.
“Jika komunikasi ke tingkat pengurus Distrik itu sudah bagus maka dengan mudah kita memperoleh data yang akurat untuk memberikan atensi pembangunan kepada Pemerintah dan semua stake holder pemerhati pendidikan,” tambahnya lagi.
Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Ted Yones Mokay, S.Sos MM yang juga ikut hadir pada acara pelantikan itu dalam sambutannya mengatakan PGRI adalah mitra pemerintah yang wajib memberikan kontribusi pikiran, kerjasama, juga keseriusan dan hati dalam proses pembangunan pendidikan di Tanah Kenambai Umbai, dan Papua secara umum.
“PGRI adalah mitra pemerintah yang wajib memberikan kontribusi, pikiran, pendapat, dan hal lain yang berkaitan dengan pendidikan di Kabupaten Jayapura,” ujar pria yang erat disapa dengan TYM itu.

Karena menurut TYM, PGRI yang didalamnya adalah para aparatur negara yang berprofesi sebagai guru itulah yang menjadi personil negara yang berada pada garda terdepan untuk memberantas kebodohan, dan ketertinggalan oleh sebab itu PGRI wajib juga untuk mendapatkan dukungan penuh dari semua pihak termasuk Pemerintah.
Karena sampai saat ini fakta membuktikan proses pendidikan di Kabupaten Jayapura tidak bisa berjalan maksimal karena masih banyak kekurangan guru dan juga sarana prasaran yang menjadi standar proses sebuah satuan pendidikan menjalankan proses belajar mengajar.

Salah satu guru senior yang telah mengabdi bertahun-tahun di lembah Grimenawa Otniel Maga yang saat ini menjadi pengawas pembina pada sekolah-sekolah di lembah Nawa itu mengatakan baru kali ini dirinya melihat kekompakan antara Dinas Pendidikan dan PGRI yang begitu peduli dan cinta kepada para guru sampai ke pelosok-pelosok.
“Baru kali ini saya melihat keharmonisasi dan kekompkan antara Pemerintah dan PGRI yang begitu peduli kepada guru-guru sampai ke pelosok-pelosok, selama bertahun-tahun saya bertugas disini,” ujarnya sambil meneteskan air mata.

(PGRI Kabupaten Jayapura)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here