Pemuda Mandala Trikora Papua Himbau Masyarakat Tidak Terprovokasi Propaganda

0
281

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)- Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, menghimbau Masyarakat Papua tidak mudah terprovokasi propaganda yang di bangun oleh kelompok bertentangan dengan Negara, Pemerintah, dan lembaga sah di akui bawah undang undang seperti TNI, Polri.

Saat ini kasus pendeta Yeremia Zanambani di Distrik Hitadipa, Kabupaten Intan Jaya Papua, pada 19 September 2020 kemarin menjadi sorotan. Selain itu masyarakat Papua sudah mampu bisa menilai mana yang benar, Hal ini di sampaikan pada Sabtu(26/9/2020), Di salah satu Cafe di Abepura.

Ketua DPD Pemuda Mandala Trikora Provinsi Papua, Ali Kabiay, mengatakan beberapa alasan propaganda terjadi karena ada pihak ingin agenda Papua di masukan dalam agenda sidang umum PBB, menarik simpati masyarakat luas.

“Ada pihak ingin agar agenda Papua dimasukkan dalam agenda sidang umum PBB yang dilaksanakan pada tanggal 22-29 September 2020, cara ini digunakan dengan cara propaganda  atau pembunuhan Propaganda dengan cara pembunuhan warga sipil dan menuduh aparat keamanan atau pemerintah sebagai pelaku utamanya bertujuan menarik simpati publik dan masyarakat internasional pola ini sering digunakan oleh kelompok tertentu,” ujarnya.

Kemudian Ali menambahkan dukungan blok Pasifik saat ini berkurang di sebabkan sedang menghadapi Masa Pandemi Covid-19 yang melanda seluruh dunia.

“Dukungan negara Pasifik terhadap Papua Merdeka semakin berkurang hal ini yang membuat beberapa pihak semakin Gencar melakukan aksinya agar mendapatkan perhatian dan dukungan penuh dari blok Pasifik apalagi sekarang ini terjadi Pandemi Covid-19 global sehingga membuat fokus masyarakat di kawasan Pasifik terhadap isu Papua tidak terlalu menonjol,” pungkasnya. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here