Penetapan Calon Dan Wakil Bupati 11 Kabupaten Di Papua Berjalan Aman

0
59

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di 11 Kabupaten di Papua berjalan aman dan kondusif.

“Sampai saat ini situasi Kamtibmas di 11 (sebelas) wilayah pelaksanaan tahapan pilkada tersebut aman dan kondusif,” katanya di Mapolda Papua, Rabu (23/9).

Personel TNI/Polri masih terus melakukan pengamanan, sehingga tahapan sesuai jadwal baik itu menjelang dan pasca penetapan dapat berjalan dengan aman dan lancar.

“Kami tidak bekerja sendiri tetapi semua ini berkat kerjasama dari semua elemen masyarakat, baik itu tokoh agama, tokoh masyarakat serta tokoh pemuda yang memiliki tanggungjawab untuk sama-sama menjaga situasi keamanan tetap aman dan kondusif,” jelas Kamal.

Dia mengimbau untuk semua masyarakat dapat mengikuti setiap tahapan ini dengan saling menghormati keputusan serta aturan hukum yang berlaku. Apabila ada pihak yang merasa tidak puas dengan pelaksanaan tahapan tersebut agar tidak memobilisasi massa dan melaporkannya melalui jalur hukum.

“Tentunya ada waktu yang di berikan pihak penyelenggara agar dapat di tindak lanjuti ke PTUN, dan tidak melalui cara anarkis, sehingga pelaksanaan kegiatan tahapan pemilu tetap berjalan lancar aktivitas masyarakat tetap terlaksana dengan baik,” katanya.

Ia berharap, para pasangan calon yang akan mendapatkan nomor urut pada tahapan Pilkada di masing-masing di Kabupaten, tidak bereforia berlebihan dengann mengumpulkan massa dalam jumlah yang banyak mengingat saat ini Negara kita sedang dilanda Pandemi Covid-19.

“Mari kita tetap terus menerapkan protokol kesehatan dengan 3M+1T yakni Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak dan Tidak berkerumun, sehingga kita dapat terhindari penyebaran Covid 19,” pintanya.

Dalam kesempatan itu pihaknya meminta kepada masyarakat agar bijak dalam menggunakan media sosial tentunya untuk memberikan informasi dan data yang jelas terkait dengan setiap proses tahapan Pilkada, jika ada hal- hal yang belum ada kepastian informasi tersebut, diharapkan untuk tidak menyebarkan informasi- informasi yang menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat, jika hal ini dilanggar tentunya akan dikenakan sangsi tegas oleh penegak hukum sesuai dengan Undang- undang yang berlaku.

“Dan juga tidak mudah terprovokasi dengan isu-isu yang dibangun oleh orang-orang yang tidak bertanggungjawab, yang memicu terjadinya konflik antar warga maupun massa pendukung dari masing-masing pasangan calon,” pungkasnya.

Untuk diketahui sesuai jadwal tanggal 23 September 2020, merupakan penetapan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati di 11 Kabupaten di Papua.

11 Kabupaten yang melaksanakan Pilkada Serentak Tahun 2020 di Papua yakni Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Mamberamo Raya, Kabupaten Peg. Bintang, Kabupaten Nabire, Kabupaten Keerom, Kabupaten Merauke, Kabupaten Asmat, Kabupaten Waropen, Kabupaten Supiori, Kabupaten Yalimo dan Kabupaten Boven Digoel.

(Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here