Dit. Reserse Narkoba Polda Papua Bekuk Terduga Pelaku Penyalahgunaan Narkotika

0
89

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Tim Opsnal Subdit I yang dipimpin oleh Iptu Muhammad berhasil menangkap terduga pelaku penyalahgunaan Narkotika jenis di Depan Taman Makam Pahlawan Waena, Distrik Heram, Kota Jayapura, Senin (21/9/2020).

Berdasarkan laporan pelaku yang diketahui Petrus Poriti (20) dan Rasel Enda (23) sering melakukan transaksi Narkotika jenis Ganja di wilayah Perumnas III Waena Distrik Heram kota Jayapura. Polisi lalu menuju TKP untuk melakukan Penyelidikan dan Pemantauan.

Dengan mengantongi cirri-ciri pelaku Tim Opsnal Subdit I mendapati dua pelaku tersebut menggunakan sepeda motor berboncegan keluar dari arah Jembatan Perumnas III Waena membawa satu buah Tas Rangsel gendong warna hitam. Selanjutnya Tim mengikuti dari belakang sampai di depan Makam Pahlawan Waena, kemudian Tim memberhentikan kedua terduga pelaku tersebut dan melakukan penangkapan serta penggeladahan terhadap Tas yang dibawa oleh kedua pelaku tersebut.

Dari dalam Tas tersebut, Tim berhasil mengamankan satu buah plastik yang diduga berisikan 17 paket Ganja kering siap pakai.

Selanjutnya barang bukti dan kedua terduga Pelaku diamankan oleh Tim Opsnal Subdit 1 dan dibawa ke kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua untuk proses lebih lanjut. Barang bukti yang diamankan berupa empat bungkus plastik beras ukuran satu kg merek Skeel Rice yang diduga berisikan Narkotika jenis Ganja, 13 plastik bening ukuran sedang yang diduga berisikan Narkotika Jenis Ganja, satu buah Tas tangsel warna hitam, satau buah kangong plastik warna putih. Sementara Kasus tersebut telah ditangani oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Papua.

Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Drs. Ahmad Musthofa Kamal, SH mengatakan saat ini personel masih melakukan penyelidikan terkait pelaku yang memperjual belikan Narkotika jenis ganja tersebut.

“Atas perbuatannya pelaku di jerat dengan Pasal 111 Ayat (1) Undang –Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotik, Setiap orang yang tanpa hak atau melawan hukum menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai atau menyediakan Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman dipidana penjara paling singkat 4 tahun dan paling lama 12 tahun dan denda paling sedikit Rp 800 juta rupiah dan paling banyak Rp 8 miliar rupiah,” Katanya.
(Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here