Billy Mambrasar Temui Menteri Bappenas : Minta Keterlibatan Orang Asli Papua

0
76

JAKARTA (LINTAS PAPUA) – Staf Khusus Presiden RI Billy Mambrasar, yang juga adalah seorang Duta Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) RI bertemu dengan Menteri Bappenas / PPN RI di kantor Kementerian PPN / Bappenas (08/09/2020), Jl. Pangeran Diponegoro No.2, RT.6/RW.4, Menteng, Kec. Menteng, Kota Jakarta Pusat, Daerah Khusus Ibukota Jakarta

Tujuan pertemuan tersebut adalah dalam rangka menyampaikan kemajuan kerja yang telah dilakukan oleh Billy Mambrasar, selama menjabat mejadi Duta SDGs, sejak penunjukkannya di bulan Agustus tahun 2019.

Dalam kesempatan yang sama, Billy Mambrasar juga memaparkan aspirasi dan program kerjanya, untuk memajukan pembangunan berkelanjutan tersebut.

“Saya selama ini sudah mendorong beberapa pergerakan untuk memajukan Pembangunan di Tanah Papua dalam bidang kewirausahaan, ekonomi kreatif, Pendidikan, dan ekonomi hijau. Saya juga memberikan perencanaan tersebut kepada Menteri, dan berharap agar pembangunan yang dilakukan kedepanya tidak merusak lingkungan, akan tetapi tetap berbasis pemberdayaan masyarakat asli”, Ujar Billy Mambrasar.

Billy Mambrasar sangat aktif mendorong ekonomi Hijau, jauh sebelum penunjukkannya sebagai Staf Khusus PresideN RI. Bersama dengan Yayasan Inisiatif Dagang Hijau, dan di topang penuh oleh Kementerian Kordinator Maritim dan Investasi tahun 2019 lalu, Putra asli Papua ini mendorong konsep Investasi Hijau di Papua (Green Investment Blueprint in Papua) dengan menjadi salah satu konsultannya.

“Papua masih tertinggal pembangunannya, dan saya harap, kita bisa segera mengejar ketertinggalan tersebut. Akan tetapi selalu saya tekankan, pembangunan tersebut harus selalu mengutamakan Orang Asli Papua sebagai penggeraknya, itu harus!” Ujar Billy Mambrasar dengan semangat.

Aspirasi dan program-program kerja tersebut diberikan dan telah diterima dengan baik oleh Menteri Bappenas, dengan perencanaan untuk tindak lanjut. Billy Mambrasar berkomitmen untuk mendorong implementasinya, serta terus mengawasi prosesnya lebih lanjut. (***)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here