Wabup Piter Gusbager Resmikan 25 Rumah Bantuan Kemen PUPR

0
455

Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, saat melakukan pengguntingan pita atas rumah bantuan Kementerian PUPR RI kepada 25 KK MBR di Dusun Yanaria Yus Malompo, Kampung Yammua, Distrik Arso Barat, Keerom, Sabtu (22/8/2020). (Arief /LPC)

 

Melalui Satker Penyediaan Rumah, Dirjen Perumahan, Bangun 25 rumah type 36 di Yanaria Yus Malompo, Arso Barat

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager, SHut, MUP, melakukan penguntingan pita menandai penyerahan dan penggunaan rumah bantuan dari Kemen PUPR RI yang diberikan kepada 25 KK di Dusun Yanaria Yus Malompo, Kampung Yammua, Distrik Arso Barat, Kabupaten Keerom, pada Sabtu (22/8/20) siang.

Acara penyerahan rumah yang merupakan bagian dari program yang dilaksanakan Kemen PUPR melalui Ditjen Perumahan SNVT Penyediaan Rumah Provinsi Papua. Sebanyak 25 rumah tersebut dikerjakan sejak tahun 2019 dan akhirnya bisa diserahkan tahun 2020 ini oleh Wakil Bupati Keerom kepada 25 KK pemilik.

Menandai penyerahan rumah, dilakukan acara penyerahan bukti administrasi rumah serta dilakukan acara gunting pita dan meninjau langsung ke rumah type 36 tersebut. Hadir pada acara ini, Satker Penyediaan Rumah Prov Papua, Malidikin Soltip, Ondoafi pemilik ulayat, Fabianus Tafor, Ketua RT Yanaria Yus Malompo, Agus, dan warga serta tamu undangan di dusun tersebut.

Wakil Bupati Keerom, Piter Gusbager pada sambutannya di acara tersebut, menyampaikan bahwa masalah perumahan adalah salah satu masalah kebutuhan dasar bagi setiap KK. Karenanya ia berkeinginan kedepannya ada program setiap KK wajib memiliki rumah.

‘’Surga yang ada di dunia itu adalah rumah, tapi sayang tak semua orang di dunia memiliki rumah, demikian pula di Indonesia. Karena itu bagi mereka yang mendapatkan rumah ini plus halaman yang subur, jangan lupa bersyukur dan mengucap terimakasih kepada pemilik ulayat,’’ujarnya pada kesempatan tersebut.

Karena itu ia meminta agar pemilik rumah menjaga rumahnya dengan baik, serta menyampaikan terimakasih kepada kemen PUPR khususnya Satker penyediaan rumah provinsi Papua. ‘’Rumah adalah hal yang penting, karenanya saya berkeinginan agar setiap KK di Keerom wajib memiliki rumah, karena rumah merupakan pondasi bangsa untuk pembangunan mulai dari keluarga,’’ujarnya.

Sementara itu Ondoafi Bate, Fabianus Tafor, mengemukakan dengan telah memiliki rumah di kampunhg tersebut, maka penghuni atau warga pemilik rumah diharap untuk tertib administrasi.  ‘’Jadilah warga yang baik, jaga rumah ini dan ikuti aturan yang ada, tertib termasuk dalam administrasi kependudukan,’’ujarnya.

Sedangkan dari Satker Penyediaan rumah Provinsi Papua, Malidikin Soltip, mengemukakan program yang didapat oleh dusun tersebut dari kementerian merupakan hasil perjuangan yang berat. Namun tak lupa ia bersyukur akhirnya program tersebut bisa terealisir di tahun 2020 ini.

‘’Kami mohon dukungan Bpk. Piter Gusbager, agar kedepan kita perjuangkan untuk bisa lagi mendapat program bantuan perumahan seperti ini. Karena rumah untuk KK dengan kategori MBR ini adalah untuk membantu tersedianya rumah layak bagi masyarakat,’’ujarnya. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here