Bupati Sarmi Diminta Akomodir Aspirasi Honorer Sesuai Pernyataan Wagub Papua

0
252

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Ketua Forum Honorer Kabupaten Sarmi Rony Twenti meminta agar tidak ada lagi yang melakukan tes secara umum di Kabupaten Sarmi dan segera mengangkat Honorer pada penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada penerimaan tahun 2019-2020.

“Menindak lanjuti pada tanggal 3 Agustus 2020 pada demo honorer lalu di halaman kantor Gubernur Provinsi Papua. Pernyataan Bapak Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal SE. MM bahwa beliau akan menindak lanjuti honorer kategori II umur di atas 35 tahun dan umum untuk di angkat menjadi pegawai negeri sipil, di seluruh Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Papua,” kata Rony Twenti kepada wartawan di Jayapura, Jumat, (07/08/2020).

Untuk itu Rony yang juga sebagai Ketua Forum Honorer Kabupaten Sarmi sangat berharap kepada Bupati Sarmi untuk segera menanggapi apa yang sudah di sampaikan oleh Wakil Gubernur Papua terkait dengan pengangkatan honorer pada penerimaan 2019-2020.

“Kalau sampai ada surat perjanjian dari Gubernur yang menyatakan ke Bupati bahwa akan mengakomodir honorer di setiap Kabupaten yang ada di Provinsi Papua,” terangnya.

Menurutnya itu adalah poin pertama, kedua adalah kami honorer yang ada di Kabupaten Sarmi meminta banyak terima kasih kepada Wakil Gubernur, yang sudah menjawab tuntutan kami para honorer Se-Provinsi Papua dalam hal ini untuk dapat mengangkat kami di formasi 2019-2020.

Pemerintah Kabupaten untuk tidak lagi mengangkat honorer di setiap SKPD/Dinas-Dinas terkait. “Bupati harus segera mengeluarkan surat himbauan agar setiap SKPD agar tidak menerima pegawai honorer di tahun anggaran 2020-2023,” tegasnya.

Atas nama forum honorer Kabupaten Sarmi dan sebagai Ketua forum honorer Rony Twenti memohon maaf kepada teman-teman jika dalam perjuangan kita, saya melakukan kesalahan dan lalai dalam tugas, saya mengucapkan banyak terima kasih kepada teman-teman dan semua orang yang terlibat langsung dalam pengurusan forum honorer kabupaten sarmi, yang memberikan saran kritik dan bantuan lisan materi kepada saya dan teman-teman pengurus selama ini.

“Perjuangan ini masih panjang dan saya masih berjuang untuk nasib teman-teman semua karena kalian saya berada disini. Untuk itu dukungan dan doa teman-teman saya harapkan kita bersatu dan berjuang bersama serta tidak terpengaruh dengan hal-hal yang memecah bela semangat kita. Kalau bukan kita siapa lagi, kalau bukan sekarang kapan lagi,” jelasnya.

Disisi lain Rony juga melihat bahwa seharusnya seluruh Bupati/Walikota Se-Papua dapat mengambil contoh dari Bupati Paniai Meki Nawipa yang mempunyai kebijakan yang sangat luar biasa bahwa bisa meloloskan 100 persen anak Asli Papua.

“Bupati Paniai saja bisa mengakomodir hak-hak anak asli Papua di negerinya sendiri. Apalagi kami di Kabupaten Sarmi secara khusus, kami minta secara khusus Bupati harus mengambil kebijakan dan langkah-langkah yang tepat yang mampu mengangkat hak-hak dasar kami sebagai anak negeri dan orang asli Papua di atas tanah kami sendiri,” tegasnya.

Ditambahkan Ketua Pemuda Adat Kabupaten Saemi Esau Saweri saya ingin menekankan apa yang sudah di sampaikan ketua forum honorer kabupaten sarmi.

“Kami minta kepada Bupati Sarmi untuk dapat mengambil kebijakan seperti yang di lakukan oleh Bupati Paniai Meki Nawipa. Itu sebagai tolak ukur sehingga kedepannya nanti kita bisa menjadi tuan di negeri kita sendiri terutama di Kabupaten Sarmi,” imbuhnya.

Esau juga menekankan bahwa menurut pandangan kami sebagai anak muda adat Sarmi bahwa persoalan di Sarmi bukan hanya soal CPNS dan Pengangkatan Honorer saja. Yang pernah terjadi dan saat ini banyak persoalan di sana dan juga menyangkut persoalan hukum yang sementara masih ditangani di Polres Sarmi, untuk itu kami meminta kepada Pak Kapolda Papua untuk melihat ke daerah sarmi.

“Proses-proses disana harus segera di usut sehingga banyak persoalan yang terjadi di Kabupaten sarmi tidak simpang siur. Sehingga kedepan Sarmi nantinya lebih maju lagi kedepannya,” ungkapnya. (GM)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here