🇰 🇮 🇳 🇬 ‘🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩 : DILAHIRKAN KEMBALI UNTUK DAPAT MELIHAT YANG TAK KELIHATAN

0
114
Patung Tuhan Yesus di Danau Sentani. Inilah posisi asli Patung Yesus sebelum rubuh atau jatuh. - (Foto Facebook Marianti VJ Wally )

🇰 🇮 🇳 🇬 ‘🇸 🇸 🇼 🇴 🇷 🇩
Rabu 12 Agustus 2020

Bacaan Setahun:
2 Taw. 19-20
Mzm. 48
2 Tes. 3

DILAHIRKAN KEMBALI UNTUK DAPAT MELIHAT YANG TAK KELIHATAN
“Manusia secara jasmani dilahirkan oleh orang tua, tetapi secara rohani dilahirkan oleh Roh Allah, jangan heran kalau Aku mengatakan : kamu semua harus dilahirkan kembali.”Yohanes 3:6-7 BIS

Apa yang Anda jawab jika ada seorang berkata kepada Anda, “kamu harus dilahirkan kembali”. Pernyataan yang sama ini, yang Yesus katakan kepada Nikodemus seorang Farisi tua yang datang kepadanya.

Nikodemus tak paham, terbukti ia menjawab, “Bagaimanakah mungkin seorang dilahirkan, kalau ia sudah tua? Dapatkah ia masuk kembali ke dalam rahim ibunya dan dilahirkan lagi?” Sehingga kemudian Yesus harus menjelaskan dengan bahasa yang lebih gamblang seperti ayat bacaan kita.
Penjelasan Yesus itu kira-kira di dalam bahasa saat ini seperti ini,

“eksistensi hidupmu sekarang ini terjadi karena kamu dilahirkan dari orang tuamu yang bersifat jasmani, demikian juga cara berpikir manusiamu yang terbatas ini karena kamu dilahirkan secara jasmani oleh orang tuamu yang bersifat jasmani. Itu sebabnya supaya kamu dapat melihat dan mengerti realita rohani, yaitu dapat melihat yang tidak kelihatan, kamu harus dilahirkan secara rohani oleh Roh Allah.

Sehingga kamu akan mempunyai paradigma baru, yaitu paradigma rohani. Dengan demikian eksistensi kehidupanmu juga menjadi baru, yaitu kamu mempunyai cara berpikir rohani seperti cara berpikir Allah “.

Pertanyaan berikutnya adalah bagaimana saya bisa mengalami proses dilahirkan kembali secara rohani? Kita dapat bandingkan kelahiran kita secara jasmani, yang terjadi melalui kedua orang tua kita.

Maka mirip dengan kelahiran jasmani, kelahiran menjadi manusia baru atau manusia rohani terjadi karena kehendak Allah, di mana Allah mengubah kesadaran kita bahwa kita manusia berdosa yang tidak layak. Timbulnya kesadaran bahwa kita manusia yang tidak layak dan membutuhkan pembaharuan.

Proses kelahiran kembali sesungguhnya dimulai ketika kita mengijinkan “Benih Illahi“ yaitu Firman Tuhan untuk masuk di dalam hati kita (kesadaran kita). Benih Illahi itu adalah perkataan Kristus dan juga kehidupan Kristus Sang Firman yang menjelma menjadi manusia jasmani dan mati disalibkan. Ketika kita mempercayai kasih-Nya yang luar biasa itu maka paradigma Kerajaan Sorga mulai kita mengerti, manusia rohani kita mulai dihidupkan.

Inilah yang disebut sebagai proses “dilahirkan kembali“ secara rohani. Hal ini seperti bunyi ayat Firman Tuhan ini, “Tetapi semua orang yang menerima-Nya diberi-Nya kuasa supaya menjadi anak-anak Allah, yaitu mereka yang percaya dalam nama-Nya; orang-orang yang diperanakkan bukan dari darah atau dari daging, bukan pula secara jasmani oleh keinginan seorang laki-laki, melainkan dari Allah.” (Yohanes 1:12-13)

Dengan kualitas kehidupan baru, yaitu kualitas kehidupan dengan paradigma Ilahi, akan memberikan pemahaman kalau hidup kita tidak sementara tetapi mempunyai kualitas kehidupan yang kekal, kita mempunyai kesadaran rohani. Sekarang benih Kristus akan hidup di dalam diri kita, sekarang kita tidak binasa tetapi kita mempunyai kualitas hidup kekal selamanya. (DD)

Questions :
1. Kapan proses kelahiran baru mulai terjadi?
2. Apa yang terjadi setelah seorang dilahirkan kembali?

Values :
Hidup yang kekal dimulai saat seseorang mengalami “kelahiran kembali“ bukan saat setelah kematian jasmani.

Kelahiran jasmani menandai dimulainya kehidupan seorang manusia, kelahiran baru menandai dimulainya kualitas kehidupan baru seorang di dalam Kristus.


“Sebab biarpun gunung-gunung beranjak dan bukit-bukit bergoyang, tetapi kasih setia-Ku tidak akan beranjak dari padamu dan perjanjian damai-Ku tidak akan bergoyang, firman TUHAN, yang mengasihani engkau.” Yesaya 54.10

Apapun keadaan dan situasi yang kita hadapi sekarang, tidak akan bisa menjauhkan kita dari kasih karunia dan penyertaan Tuhan. Janji firman Tuhan Ya dan Amin.

Kiranya kita semakin mengalami Tuhan dan semakin berakar iman percaya kita kepada Nya. Sebab Tuhanlah satu-satunya pengharapan kita. (Disadur Dari Sharing WhatsApp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here