JAYAPURA (LINTAS PAPUA) –  Komandan Korem 172/PWY Brigjen TNI Izak Pangemanan memberikan pembekalan kepada 119 personel baru yang akan bertugas sebagai Bintara Pembina Desa (Babinsa) di seluruh satuan Jajaran Korem 172/PWY, bertempat di Aula Praja Wira Yakthi Korem 172/PWY, Abepura, Kota Jayapura, Kamis (30/7/2020).

Danrem mengatakan bahwa Babinsa adalah ujung tombak TNI AD yang berada dilapangan untuk mewujudkan kemanunggalan TNI dan Rakyat.

“Garda terdepan dalam mengatasi perkembangan situasi wilayah adalah Babinsa, sehingga tugas seorang Babinsa bisa dikatakan tidaklah mudah dihadapkan dengan berbagai persoalan kompleks yang ada di Papua saat ini”, katanya.

Untuk itu, tujuan dari pembekalan ini adalah untuk menyamakan persepsi, visi dan misi dalam rangka pelaksanaan tugas Babinsa untuk menyelesaian konflik di Papua yang sampai saat ini belum tuntas.

Lanjutnya, di daerah tempat bertugas nantinya akan ditemui berbagai masalah, yang tentunya sesuai dengan kondisi geografi, demografi dan kondisi sosial dari masing-masing wilayah. Sehingga penyelesaian permasalahan, seyogyanya disesuaikan dengan kondisi dan situasi yang di hadapi.

“Inilah tugas kalian sebagai aparat teritorial, jangan sampai ada konflik sekecil apapun di tempat tugas kalian. Segera selesaikan dengan komunikasi yang baik, jangan biarkan itu membesar, kalian harus bisa memahami konflik sesuai wilayah tugas kalian. Kita ketahui bahwa Papua terdiri dari wilayah pegunungan, penyangga pegunungan, dan pesisir yang tentunya dengan karakteristik masyarakat yang berbeda-beda”, terangnya.

Aset terbesar bangsa kita adalah persatuan, kerukunan dan persaudaraan antar suku, antar agama dan antar daerah. Selesaikan konflik dengan damai, ajak masyarakat untuk terus bersama-sama membangun, tanpa membedakan agama dan suku. Bangun daerah kalian masing-masing dan ciptakan perdamaian di tanah Papua ini.

Lebih lanjut dikatakan, sampai ditempat tugas nantinya, hal yang pertama dilakukan adalah laksanakan orientasi lingkungan, laksanakan tugas pokok dengan sebaik-baiknya, bekerja secara professional dan kuatkan sinergitas dengan pemerintah daerah dan komponen masyarakat lainnya.

“Aplikasikan lima kemampuan teritorial yang sudah dipelajari,segera beradaptasi dengan lingkungan tempat tugas, pelajari adat istiadat setempat, kenali, dekati, dan layani masyarakat. Utamakan senyum, sapa, salam, dan laksanakan tugas pokok dengan mengedepankan pendekatan-pendekatan yang tepat”, kata Danrem. (Penrem172)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here