JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Puluhan Tenaga Kesehatan di Puskesmas Waris, Kabupaten Keerom, Papua, mendatangi kantor Komnas Ham perwakilan Papua untuk mengadukan fasilitas pelayanan kesehatan yang tidak memadai.

Dalam pertemuan tersebut mereka meminta agar Komnas Ham Papua bisa memberi masukan kepada Pemerintah Kabupaten Keerom untuk memperhatikan Puskesmas Waris.

Diketahui sejak tahun 2017 lalu dibangun Bersama lima Puskesmas Lainnya, hanya Puskesmas Waris yang tidak memiliki fasilitas yang lengkap.

“Komnas Ham memberi apresiasi kepada para Perawat, Dokter di Puskesmas Waris yang bisa langsung menyampaikan keluhannya kepada Komnas Ham, jadi kemudian tidak boleh dilihat sebagai upaya pembangkangan tapi ini bagian dari bagaimana melakukan upaya perbaikan terhadap kepentingan pelayanan,” Kata Ketua Perwakilan Komnas Ham Papua dan Papua Barat, Frits Ramandey, usai pertemuan Bersama Nakes Puskesmas Waris di Kantor Komnas Ham Papua, kamis 30 Juli 2020.

Seharusnya kata Frits, Dalam situasi Pandemi Covid-19 ini, Tenaga Kesehatan mestinya diberikan fasilitas pelayanan yang memadai agar bisa melakukan pelayanan kepada masyarakat secara maksimal.

“harus diketahui Guru, Dokter, Perawat mereka adalah perkeja kemanusian, mereka itu punya tanggung jawab kepada masyarakat, sehingga harus didukung dengan fasilitas yang memadai,” Ujarnya.

Untuk menindak lanjuti hasil pertemuan Komnas Ham Bersama Nakes Puskesmas Waris, maka Komnas Ham langsung berkomunikasi dengan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom agar masalah tersebut bisa ditangani demi kepentingan masyarakat.

“Nah karna itu merespon pengaduan dari para tenaga kesehatan ini, saya hari ini juga sudah langsung berkoordinasi dengan kepala dinas kesehatan kabupaten keerom untuk segera merespon pengaduan yang disampaikan oleh mereka, dan kepala dinasnya sudah merespon minggu depan kami akan bertemu,”ungkap Frits.

Ia mengakui, Sebagai Lembaga Negera, Komnas Ham harus mendorong upaya perbaikan. “Dalam situasi covid sekarang semua orang yang bekerja selain dia dokter, perawat, tapi semua orang yang bekerja di rumash sakit puskesmas, pustu mereka itu pekerja pekerja kemanusian yang harus mendapat perlindungan hukum, dan mereka harus didukung dengan fasilitas yang memadai,” tuturnya.

Sementara itu, Roby Ayomi mewakili rekan rekan di Puskemas Waris menjelaskan kedatangan mereka ke Kantor Komnas Ham agar Komnas Ham bisa mendorong Dinas Kesehatan Kabupaten Keerom segera perhatikan fasilitas Puskesmas seperti air bersih, alat alat kesehatan dan pembakaran limbah.

“Harapan kita Bersama bahwa fasilitas ini harus memadai untuk pelayan kesehatan, itu point yang sangat penting. Selain itu kami datang tujuannya untuk meminta perlindungan kami sebagai Pegawai Kontrak terkait statement akan diputus kontrak terkait penolakan alkes,” pungkasnya.(Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here