Lolos Sertifikasi, Venue Aquatic Di Papua Bisa Jadi Tempat Lomba Bertaraf Internasional

0
74

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Venue Aquatic yang akan digunakan untuk pesta olahraga terbesar di Indonesia yakni PON XX Papua tahun 2021 dinyatakan lulus sertifikasi internasional.

Penilaian venue yang terletak di Sentani, Kabupaten Jayapura, Papua ini dilakukan oleh Direktur Fluidra Indonesia, Novianri Daftuni, dengan didampingi Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI), Senin (27/7) sore, menggunakan alat ukur super canggih berupa theodolite digital.

Operator mengoperasikan theodolite di satu titik, dan mengukur hal teknis seperti panjang kolam, lintasan lebar, kedalaman, bahan yang dipakai, sudut kemiringan, suhu air, pencahayaan dan tribun.

Sebelumnya, kelulusan sertifikasi itu menyusul assesment oleh Mr. Xavier Bertran, Project Director Fluidra Engineering Services yang bermarkas di Barcelona, Spanyol. Proses sertifikasi dilaksanakan secara daring lewat video zoom.

Wakil Ketua Umum PRSI, Sarman Simanjorang kepada wartawan, usai menandatangani berita acara sertifikasi mengatakan, sertifikasi dilakukan pada tiga kolam, yakni kolam tanding, loncat indah, dan kolam pemanasan. Venue aquatic dinyatakan lulus rekor internasional dan akan dicatat di asosiasi renang dunia.

“Ada alat dari spanyol untuk mengukur tadi, dan mereka cek langsung dari spanyol via streaming. Pada prinsipnya sudah sesuai dengan standar internasional,” katanya.

Dengan adanya kolam yang megah itu dirinya berharap, akan mampu melahirkan atlet renang berprestasi dari Papua yang membawa nama baik daerah dan Indonesia di kanca internasional.

Pihaknya, juga akan mendorong Papua menjadi tuan rumah lomba renang internasional, dan didukung oleh FINA atau dikenal Federasi Renang Internasional.

“Kami dari PRSI meminta agar kolam ini bisa betul dimanfaatkan dan dirawat karena di indonesia belum banyak seperti ini. Ini yang ketiga tetmegah setelah GBK dan ragunan. Untuk luar Jawa, ini yang pertama berdiri megah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Kepala Satker Pelaksanaan Prasarana Permukiman Wilayah II Provinsi Papua Kementerian PUPR, Anggoro Putro mengatakan progress pembangunan venue aquatic sudah rampung 100 persen.

Dijelaskan, pembangunan venue Aquatic dengan nilai kontrak 401 miliar itu dimulai sejak tanggal 7 Desember 2018, dan rampung pada Juli 2020.

Venue dibangun di atas lahan seluas 23.124 meter persegi, dengan luas bangunan 17.733 meter persegi. Daya tampung tamu di dalam venue mencapai 1.722 kursi.

“Secara garis besar sudah selesai semuanya. Akhir kontrak pada akhir Agustus 2020 nanti. Puji syukur ini bisa diselesaikan di tengah pandemi Covid-19. Jadi tidak mudah, tapi luar biasa. kami jamin setiap rekor dunia bisa langsung dicatatkan di sini,” kata Anggoro.

(Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here