Konstituen dan tim sukses dapil V biak utara mendatangi kantor partai PPP menyatakan 4 tuntutan terhadap kader partai PPP Jhon Mandibo. (Insos)

BIAK ( LINTAS PAPUA)  – Terkait masalah pribadi antara Linus Karma, tim sukses dan dengan salah satu anggota DPRD kabupaten Biak Numfor, dari partai persatuan pembangunan (PPP), Jhon Nehemia mandibo, dimana hingga saat ini masalah pribadi mereka belum terselesaikan. sehingga Tim kerja/tim sukses dan Konstituen Dapil V biak utara, Andey, Yawosi, Warsa, Bondifuar mendatangi kantor partai politik persatuan pembangunan (PPP), Jumat,10 Juli 2020.


Dalam aksi siang tadi, masyarakat dan tim pemenangan dari salah satu anggota partai PPP itu mengajukan beberapa tuntutan yang langsung dibacakan dan diberikan langsung kepada ketua partai politik PPP DPC Kabupaten Biak Numfor, Ir. Akmal. Bachri.

Dalam tuntutan yang pertama, tim kerja/tim sukses dan konstituen dapil V meminta, menuntut pertanggungjawaban penuh kepada partai politik atas hak, kerja keras, kerugian dan harga diri kami yang dipertaruhkan untuk kemenangan Partai Persatuan Pembangunan pada Pileg 2019 di dapil V (Biak Utara, Andey, Yawosi, Warsa, Bondifuar).

Tuntutan yang kedua, meminta, menuntut denda kepada partai persatuan pembangunan atas seluruh sikap, tindakan, perilaku yang sangat tidak manusiawi (hilangnya akhlak, moral, etika) dari salah satu kader partai PPP, Jhon Nehemia Mandibo yang telah menjatuhkan derajat (harga diri) kami masyarakat.

Yang ketiga, meminta, menuntut pertanggungjawaban penuh atas semua masalah yang telah dibuat oleh salah satu kader partai PPP Jhon Nehemia Mandibo yang telah merusak citra partai(Kredibilitas dan Elektabilitas).

 

Dan yang keempat, masyarakat konstituen menyatakan sudah tidak percaya kepada anggota DPRD Biak, Jhon Nehemia Mandibo. Karena terlalu banyak janji dan utang yang tidak ditepati dan diselesaikan. Sehingga kami meminta, menuntut Partai Politik PPP, terkait masalah ini, dapat memberikan sanksi, yakni Pergantian Antar Waktu (PAW). Masyarakat, konstituen dan tim sukses menyatakan dengan tegas, apabila tuntutan kami tidak dijalankan atau tidak dijawab maka kami akan memboikot partai PPP pada pemilihan-pemilihan berikut di Dapil V (distrik Biak Utara, Andey, Yawosi, Warsa, Bondifuar).

Sementara itu, menanggapi hal tersebut, Ketua Partai Persatuan Pembangunan (PPP) DPC Kabupaten Biak Numfor, Ir. Akmal Bachri saat dimintai keterangan mengatakan terkait hal ini, diakuinya sudah disampaikan secara lisan maupun tertulis.

“Dimana  hal tersebut terkait dengan kerjasama. Dalam hal ini tim sukses yang dibentuk. Namun dijelaskan bahwa tim sukses yang dibentuk tidak terdaftar di dewan pimpinan cabang. Sehingga pada saat kondisi, kejadian separti ini kami tidak bisa proteksi,”  ujar Akmal.

Dikatakanm bahwa bagi pihaknya  dengan terpilihnya saudara jhon Nehemia Mandibo sebagai anggota DPRD Kabupaten Biak Numfor dari partai PPP, ini sebuah aset bagi partai.

“Tentu sebagai anggota DPRD tentu yg pertama yaitu apa yang menjadi tugas dan fungsinya terhadap konstituen nya, masyarakatnya karena keterwakilan itu. Sebagai ketua partai, kami berharap, setiap masalah-masalah yang terjadi di daerah pemilihan, dapat diselesaikan oleh anggota DPRD yang bersangkutan,” Ucapnya.

Namun Ketua partai PPP, Ir Akmal. Bachri mengatakan, melihat kondisi masalah Linus karma dengan Jhon Nehemia Mandibo, mau tidak mau, karena ini sangat erat kaitannya. Ucapnya.

“Kami lagi melihat dan mengkaji persoalan ini. Setelah Linus karma menyampaikan aspirasinya terkait utang piutang dan janji politik. Sebagai pimpinan partai, kami minta kepada linus kira-kira utang itu seperti apa. Kami minta bentuk rinciannya. Sehingga kami bisa menyampaikan dan mendesak kepada anggota DPRD tersebut untuk menyelesaikannya”.
Namun hingga saat ini kami belum menerima bukti rincian tersebut. Sehingga dengan adanya bukti-bukti rincian dimaksud kami bisa mengadvokasi tuntutan konstituen,” ucapnya.

“Masih sekedar komunikasi. Yang kita mau dorong ke provinsi belum ada. Ini baru laporan surat dari saudara linus, dan belum di lampirkan bukti-bukti. Sehingga bisa dikaji dan ditindaklanjuti,” katanya.

Akmal Bachri mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan hal ini sampai ke DPW dan DPP partai PPP.

“Tinggal bukti yang kami tunggu. bahkan kami siap sampai mendampingi, jika ada data-data lengkap, dan dikatakan dalam hal ini, jika terbukti bersalah, tentu yang bersangkutan akan diberikan sanksi sesuai mekanisme. Bahkan bisa saja yang bersangkutan di PAW. Ucap ketua partai PPP,” jelasnya.

Sebagai pimpinan partai PPP, Beliau punya harapan yang besar, agar masalah ini bisa di selesaikan baik dari sisi teman dan juga keluarga.

“Sebagai ketua partai PPP, Ir. Akmal. Bachri berharap Jhon Nehemia Mandibo, sebagai seorang politisi mampu melakukan, membangun komunikasi yang baik. Sehingga persoalan ini tidak berlarut-larut terlalu lama,” harapnya. (Insos)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here