JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Kabupaten Pegunungan Bintang melakukan aksi demo menolak bakal calon (Balon) Bupati, CO dan Wakil Bupati, DD maju kembali pada pilkada kali ini yang akan di gelar 9 Desember 2020, yang diketahui juga calon petahana yang akan maju kembali.

Menurut pendemo, selama pada masa kepemimpinan keduanya tidak membawa perubahan pembangunan di daerah Pegunungan Bintang (Pegubin).

Aksi unjuk rasa yang bertempat di depan Bank Pembangunan Daerah Papua, Oksibil, Kabupaten Pegunungan Bintang di terima langsung oleh Wakil ketua II DPRD Pegunungan Bintang, Yulianus Tengket, bersama beberapa anggota lainnya yakni Demas Lepti, Philipus Inurka, dan Nico Alwolka, Senin (13/7/2020).

Dari beberapa spanduk yang di bawakan oleh pendemo, terlihat mereka meminta agar ketua–ketua partai politik berpikir secara bijak untuk memberikan rekomendasi kepada bakal calon tersebut. Selain itu juga dituliskan bahwa ASN Pegungan Bintang di abaikan, anak negeri yang berpotensi telah sirnah di makan waktu.

Adapun beberapa poin pernyataan sikap dari Aliansi Masyarakat Peduli Pembangunan Kabupaten Pegunungan Bintang diantaranya, meminta dan memohon agar bakal calon bupati dan wakil bupati kabupaten pegunungan Bintang, CO dan DD untuk tidak maju lagi dalam pilkada tahun ini.

“Menindaklanjuti poin diatas kami masyarakat pegunungan bintang meminta kepada ketua pertain di pusat maupun daerah agar tidak memberikan rekomendasi kepada balon incumbent, dan meminta kepada gubernur papua untuk menunjuk pejabat sementara dalam mengisi ruang pemerintahan di tengah pandemi covid-19,” Kata Yuventus Opki selaku kordinator demo.

Berdasarkan pernyatan sikap di atas, alasan mereka menolak balon incumbent maju kembali di karenakan beberapa hal diantanya, selama menjabat sebagai pimpinan daerah tidak menunjukan figur pimpinan yang merakyat. Menjadi pemimpin yang dictator, artinya semua kebijakan di lakukan tidak sesuai mekanisme dalam sisitem birokrasi.

Menanggapinya, Wakil ketua II DPRD Kabupaten Pegunungan Bintang, Yulianus Tengket menyatakan, pihaknya sangat mengapresiasi sehingga aspirasi yang disampaikan oleh aliansi masyarakat peduli pembangunan diterima akan membawa aspirasi ini kepada pimpinan.

“Saya mau katakan yang lulus di Pegunungan Bintang hanya delapan partai yakni partai Demokrat, Nasdem, Golkar, Gerindra, PKB, PKS, Hanura dan PBB.Ini delapan partai yang mempunyai kursi yang akan mendapat rekomendasi, “ kata yulianus

Ditambahkan Yulianus, menyangkut dengan rekomendasi terhadap para calon kandidat, DPRD tidak mempunyai kewenangan mengatur hal itu, rekomendasi kepada kandidat atau calon itu semua tergantung dari rakyat,

“ Terima kasih kepada masyarakat, kami akan meneruskan aspirasi ini, dan selama kami ada disini semua aspirasi kami terima karena kami adalah bagian dari masyarakat pegubin,” pungkasnya. (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here