JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Untuk menghindari penularan covid-19 pada Pilkada serentak 9 Desember 2020, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian meminta Bawaslu agar mendatangi calon pemilih yang positif covid-19 menggunakan pakian APD lengkap (coverall).

Hal ini ditegaskannya usai melakukan rapat koordinasi persiapan pilkada serentak di 11 Kabupaten Provinsi Papua, di Jayapura, Jumat (10/7/2020).

“Untuk calon pemilih yang positif covid-19 di minta untuk penyelenggara dan pengawas mendatangani mereka dengan APD lengkap guna menghindar penularan virus covid-19,”katanya.

Dijelaskan KPU telah mengeluarkan protokol kesehatan agar supaya tidak menjadi media penularan dari pada virus corona, sehingga diharapakan agar pihak-pihak yang terlibat harus melengkapi diri dengan alat-alat proteksi.

“Untuk itu saya sudah meminta kalau bisa di bicarakan dengan para pengawas baik internal aktif maupun penegak hukum dan pemerikasa eksternal di TKP agar dapat dilaksanakan penujukan langsung untuk pengadaan alat-alat itu, karena mengingat sempitnya waktu,” ujarnya.

Sebab kata mantan Kapolri itu, kalau menggunakan mekanisme yang sebelumnya itu akan lambat dan proses ini harus tetap berjalan.

Ia menyebutkan, pilkada tahun 2020 ini khusus calon kepala daerah bisa mengunakan cara membagikan masker dengan stiker yang bersifat ajakan. Dirinya mencotohkan, semisal stiker yang menuliskan pilih nomor 1 atau nomor 2 dan sebagainya.

“Bila perlu dikasih gambar di masker begitu juga di hand sanitizer juga bisa di buat stikernya sehingga terjadi geraka masif bagi masker dan hand sinetizer itu akan mengurangai laju curva Covid-19,” ujarnya.

“Jadi pilkada ini kita balik bukan jadi media penulara tetapi justru menjadi media untuk meneka covid karena kesungguhan dari peserta untuk mendapatkan dukungan suara,”katanya.

Ia berharap dengan begitu dapat memancing daerah lain di Indonesia untuk melukan hal yang sama. (Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here