Tokoh Adat Papua Beri Apresiasi dan Sambut Baik Kunker Menkes dan Kepala BNPB

0
127
Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Eluay, saat diwawancara. (Irfan /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Menteri Kesehatan (Menkes) RI TNI (Purn) Dr. dr. Terawan Putranto, didampingi Kepala BNPB Letjen TNI Doni Monardo dan Menteri Koordinator (Menko) Pemberdayaan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Muhadjir Effendy beserta rombongan melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Provinsi Papua, Selasa (7/7/2020) siang sekitar pukul 13.59 WIT.

Kunker kali ini untuk melakukan peresmian mesin Sagu dan alat pengasapan ikan, serta melakukan rapat koordinasi (Rakor) Penanganan Covid-19 antara Bupati/Walikota se- Provinsi Papua via video conference di Posko Gugus Tugas Covid-19 Papua yang bertempat di Swiss-Belhotel, Kota Jayapura, Papua.

Sehingga salah satu tokoh adat Papua sangat menyambut baik kedatangan atau kunjungan kerja Menkes beserta rombongan di Provinsi Papua, khususnya Kabupaten Jayapura.

“Saya sebagai Ondofolo sangat menyambut baik kedatangan Menkes RI bapak dokter Terawan dan ketua Tim Gugus Tugas¬†Penanganan Covid-19 RI, yang juga sebagai Kepala BNPB, bapak Letjen Doni Munardo di Sentani, Kabupaten Jayapura. Karena kehadiran mereka dalam rangka penanganan Covid-19 di Papua dan Papua Barat,” ucap Ondofolo Kampung Sereh, Yanto Eluay di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, Selasa (7/7/2020) sore.

Katanya, sebagai tokoh adat patut memberikan apresiasi yang tinggi. Karena tujuan pemerintah pusat melalui Tim Gugus Tugas Covid-19 ini, bertujuan untuk menyelamatkan masyarakat adat Papua, yang merupakan sebagai warga Negara Indonesia.

“Untuk ini kami tokoh-tokoh adat sangat memberikan apresiasi dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas kunjungan Menteri Kesehatan dan Ketua Tim Gugus Tugas Covid-19, yang mana kehadirannya meninjau pemberian sekaligus peresmian mesin parut sagu dan mesin asar ikan. Karena pemberian dua mesin itu merupakan bantuan beliau dalam rangka pemulihan ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Jayapura yang terkena banjir bandang pada 16 Maret 2019 lalu,” ujar Putra Tokoh Papua, Dortheys Hiyo Eluay tersebut.

Menurutnya, pemberian dua mesin tersebut sangat bermanfaat bagi masyarakat di situasi Covid-19 ini. Karena ketahanan pangan juga merupakan imbauan pemerintah kepada masyarakat untuk kembali mengelola alamnya. Artinya, dalam hal ini membuat kebun, tetapi juga menjaga potensi alamnya untuk kebutuhan ketahanan pangan di kemudian hari.

“Jadi kami sebagai tokoh adat, mengucapkan banyak terimakasih juga kepada bapa Presiden Republik Indonesia,¬†Ir. H. Joko Widodo, yang mana telah memberikan perhatian serius melalui ketua Tim Gugus Tugas Covid-19 yang datang ke Papua untuk menyaksikan langsung kondisi dan keadaan saat ini, tetapi juga memberikan bantuan,” tukas Ondofolo Yanto. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here