Alfons Awoitauw : Akibat Terdampak Covid-19 Pengaruhi PAD PKB dan Restribusi Menurun

0
172
Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) AlfonS Awoitauw, S.IP, M.KP., saat diwawancara. (Irfan /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura memproyeksikan penurunan target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektro Pengujian Kendaraan Bermotor dan Retribusi sebesar Rp 2 miliar sebagai dampak Pandemi Covid-19. Sebab, pelayanan PKB sempat ditutup selama hampir empat bulan.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, M.KP, mengatakan selama pelayanan ditutup diperkirakan banyak kendaraan terpaksa tidak dapat mengurus PKB.

Selain itu pada mikrotik juga telah berdampak pada rendahnya penerimaan restribusi parkir akibat pembatasan aktiftas yang diberlakukan oleh Pemerintah Daerah Kabupaten Jayapura.

“Kami di Dishub itu unya dua sumber PAD, yakni PKB dan restribusi, ditambah iuran lapak di sekitar terminal. Biasanya kalau salah satu kurang, kita bisa topang. Tapi, ini dua-duanya yang terpengaruh, jadi di sisa waktu kami akan kerja keras,” ujar Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, M.KP., kepada wartawan di Kota Sentani, Kabupaten Jayapura, kemarin.

Meski begitu, pria yang juga Ketua Karang Taruna Kabupaten Jayapura ini menyatakan berbekal pengalaman dan pembenahan internal yang dilakukan dirinya sejak tahun lalu itu pihaknya optimis bisa mencapai target tersebut atau paling tidak 70 hingga 80 persen.

“Kalau dari sisi 4 bulan ini sedikit menggangu, tapi kita optimis bekerja maskimal dengan sisa waktu yang ada ini. Dari pengalaman tahun lalu, lakukan pembenahan internal, kami bisa melampaui hal tersebut. Tapi, selam 4 bulan ini yang jadi sorotan dinas,” tegasnya.

Untuk itu, kata mantan Kepala Distrik Sentani ini, pihaknya akan menyiapkan strategi juga agar target PAD, baik itu dari sektor PKB maupun Restribusi bisa tercapai. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here