Tim Gugus Tugas Terintegrasi (TGTT) dibawa koordinasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura pada Senin (29/6/2020) sudah berjalan atau bekerja selama 14 hari. Sehingga tim ini kembali dievaluasi. (Irfan /LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Tim Gugus Tugas Terintegrasi (TGTT) dibawa koordinasi Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jayapura pada Senin (29/6/2020) sudah berjalan atau bekerja selama 14 hari. Sehingga tim ini kembali dievaluasi.

Evaluasi terhadap kinerja TGTT ini dilakukan oleh masing-maisng unsur-unsur yang terlibat, berlangsung di Aula Pertemuan Kantor Dishub Kabupaten Jayapura, Senin (29/6/2020).

Ada tiga hal yang dilakukan oleh TGTT ini akhirnya dari hasil evaluasi itu ada menemukan gambaran untuk menyiapkan para pemangku kepentingan yang ada di zona merah dan hijau agar terlibat dalam kerja nyata memerangi Covid-19.

Dalam pertemuan evaluasi itu, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, M.KP mengatakan, selama 14 hari kerja di dalamnya ada sosialisasi protokol kesehatan dengan beberapa hal yang secara substansi pada zona merah dan kuning.

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Kabupaten Jayapura, Alfons Awoitauw, S.IP, M.KP. (Irfan /LPC)

“Memang ada 3 hal yang perlu dilakukan, pertama adalah menyampaikan pesan kesehatan kepada masyarakat di zona merah dan hijau. Bahwa apa yang menjadi imbauan pemerintah itu agar dipatuhi terutama di dalam menggunakan masker dan menjaga kebersihan diri,” sebut Alfons Awoitauw yang juga penanggungjawab kegiatan dan TGTT tersebut.

Kedua, pihaknya ingin memetkan wilayah tersebut untuk kemudian hari jika ada pemberlakuan zona khusus, maka sudah harus ada pembatasan kewilayahan, pembatasan waktu operasional dan juga penyediaan logistik terkait protokol kesehatan.

Ketiga, dari apa yang ditemukan maka tim terpadu langsung melibatkan Ketua RT/RW di setiap Kampung, guna memberikan sosialisasi dan edukasi mengenai protokol kesehatan kepada masyarakat.

“3 hal tersebut yang kita lakukan, sebenarnya dari hasil evaluasi tadi kami sudah menemukan gambaran. Sekarang yang perlu dipersiapkan adalah melibatkan RT/RW dan pemangku kepentingan di zona merah dan hijau untuk terlibat dalam kerja-kerja nyata memerangi Covid-19 ini,” urainya.

Sementara itu, mewakili unsur Dinas Kesehatan Kabupaten Jayapura, Dr. Syarief kepada awak media usai rapat evaluasi menuturkan, pihaknya memberikan apresiasi kepada Dinas Perhubungan yang mengakomodir sejumlah unsur terlibat dan Tim Gugus Tugas Terintegrasi ini.

“Kami dari kesehatan, tentu akan menjalankan tugas-tugas kami sebagaimana biasa, berupa pemeriksaan lewat Rapid Test, PCR dan Swab bagi warga,” paparnya.

Syarief juga menyebutkan, petugas kesehatan telah ditempatkan pada tiga titik atau pos terpadu pengendalian Covid-19, yakni di Posko Borowai, Yokiwa dan Kertosari. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here