Sweeping Masker Hari Pertama Di Kota Jayapura Sebagian Besar Warga Sudah Sadar

0
215

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Ketua tim gugus tugas percepatan dan penanganan Covid-19 kota Jayapura Rustan saru mengatakan kesadaran masyarakat semakin tinggi dalam mengikuti anjuran pemerintah untuk menggunakan masker guna mencegah corona virus.

Meskipun lanjut kata Rustan, pada sweeping hari pertama di kota Jayapura masih terdapat ratusan orang yang terjaring namun sebagian besar kesadaran masyarakat akan pentingnya memakai masker semakin tinggi.

“Dari hasil di lapangan di beberapa titik sweeping terdapat 442 pelanggar, kalau kita lihat jumlah pelanggar dengan jumlah penduduk di kota Jayapura memang sangat sedikit, nah ini menunjukan bahwa kesadaran warga sudah semakin tinggi,” ujar Rustan, Selasa, (23/6).

“Artinya, kalau kita perkirakan hampir 90 persen lebih masyarakat kota Jayapura sudah memakai masker,” katanya.

Sehingga tren ini menunjukan kesadaran semua pihak dalam memutus mata rantai covid-19 sudah mulai nampak.

“Sehingga kita berharap ini di pertahankan dan tetap di kembangkan,” cetus Rustan.

Sementara, untuk wilayah Distrik Jayapura Selatan (Japsel) sendiri hampir sebagian besar masyarakat di wilayah itu sudah sadar dalam menggunakan masker.

Hal tersebut dikatakan langsung Kepala Distrik Jayapura Selatan, H Jayakusuma usai melakukan penertiban atau sweeping masker di wilayah tersebut.

“Secara garis besar masyarakat kota Jayapura khususnya di Distrik Jayapura Selatan dalam penggunaan masker sudah sangat bagus, namun masih ada sebagian warga yang tidak peduli dalam penggunan masker,” ujarnya.

Pada hari pertama penertiban atau sweeping penggunaan masker di kota Jayapura, berlangsung serentak di Lima Distrik.

Dari hasil sweeping jelas Kusuma, pada Distrik Jayapura Selatan yang berlangusng sejak pukul 09. 00 WIT sampai dengan siangb terjaring sebanyak 13 orang yang kedapatan tidak menggunakan masker dan langsung di berikan sanksi sosial.

“Yang melanggar kita berikan sanksi sosial berupa, sapu di jalan, dengan menggunakan rompi yang bertuliskan Orang Kepala Batu ( OKB),” katanya.

Ia mengakui sebagian masyarakat yang belum sadar ini bukan disengajakan namun hanya merasa tidak nyaman, dan memilih tidak memakai masker dan menyimpan masker di dalam tas atau saku celana.

” Namun alasan itu tidak di iakan oleh petugas dan tetap memberikan sanksi kepada yang melanggar,” ucapnya

Jayakusuma, menambahkan untuk Distrik Jayapura Selatan nantinya swipping ini akan di gelar selama tiga hari yakni di tanggal 23, 24 dan 27 Juni 2020. Dan akan di kordinasikan dengan Tim gugus Tugas kota Jayapura.

“Jam 13. 00 WIT nanti juga kita akan swepiing di pertigaan pantai Hamadi, besok dan seterusnya kita akan berpindah ke pemilik usaha, kita lihat karyawannya tidak memakai masker atau tidak, kita akan pantau juga,” jelasnya.

Sementara Kapolsek Japsel, Yosias Pugu menyampaikan untuk Distrik Japsel personil yang di siapkan sebanyak 50 personil gabungan dari TNI/Polri, Pol PP, bersama Dishub Kota Jayapura dari Distrik dan Dinkes kota Jayapura

“Kami mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menggunakan masker untuk menjaga kesehatan diri sendiri dan juga orang lain.Ini kan nanti menuju new normal, sehingga kita harus biasakan masyarakat untuk menggunakan masker, jaga jarak dan lebih sadar,” Harap Kapolsek Japsel.

Untuk di ketahui kegiatan swepping penggunaan masker hari pertama di lakukan serentak di lima Distrik yakni Distrik Japsel (PTC- Taman Mesran), Distrik Jayapura Utara (GOR Cendrawasih-Paldam), Distrik Abe ( Youtefa- Kotaraja Dalam), Distrik Muara Tami ( Pertigaan Hol sampai pemancingan), dan Distrik Heram berpusat di Expo sampai wilayah padang Bulan.
(Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here