Hak Tak Terbayarkan, PNS Bakal Polisikan BPKAD Waropen. Richard (LPC)
Hak Tak Terbayarkan, PNS Bakal Polisikan BPKAD Waropen. Richard (LPC)

WAROPEN (LINTAS PAPUA) — Keterlambatan gaji pokok bulan Juni yang merupakan anggaran rutin pegawai serta tunjangan lain-lain yang belum dibayarkan. ASN mengancam akan mempolisikan BPKAD Waropen. Selasa 23 Juni 2020.

Ancaman PNS itu bukan sekedar gertak sambal, mereka memberikan waktu tiga hari, jika tidak ada kejelasan dari Pemerintah Daerah Waropen, jangan salahkan mereka jika nantinya Pemda Waropen, dalam hal ini BPKAD Kabupaten Waropen mendapat surat panggilan dari Kepolisian Waropen.

“Kami sudah sampaikan tuntutan kami (ASN), dan kami sudah masukan surat ke DPRD, dan dalam tuntutan itu, kami meminta kejelasan terkait keterlambatan gaji dan hak kami yang sampai hari ini belum di bayarkan oleh Pemda Waropen,” kata Harmoko Niki, selaku koordinator, demo ASN di Waropen.

Sementara itu, Leonard Revasi, selaku pimpinan DPRD sementara setelah menerima aspirasi pendemo, benjanji akan secepatnya menyurati Bupati untuk meminta penjelasan secara baik. Pihak DPRD juga telah menyampaikan secara lisan dan berjanji akan menyiapkan surat tertulis kepada Bupati agar bisa menghadirkan TPAD agar bisa mendengar aspirasi pendemo.

“kami secara lisan sudah sampaikan ke Bapak Bupati dan surat tertulis hari ini juga akan di siapkan dan diantarkan ke bapak bupati, agar segera perintahkan BPKAD juga bisa mendengar keluhan pendemo” ujar Revasi.

Sekedar diketahui, demo ASN Waropen itu, telah dilakukan berturut-turut, tetapi pihak Pemda Waropen belum memenuhi tuntutan ASN. (Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here