JAYAPURA (LINTAS PAPUA)- Kepala Kejaksaan Negeri Jayapura, N Rahmat menegaskan, tidak ada pengamanan khusus jelang putusan tujuh terdakwa kerusuhan Papua yang akan digelar di Pengadilan Negeri Balikpapan, Rabu, (17/6) besok.

“Namun kalau langkah antisipasi pasti, tetap kalau pengamanan khusus tidak. Kita antisipasi saja, kita yakin orang Papua itu bijak,”ujar Rahmat kepada wartawan, Selasa, (16/6)

Dirinya juga memastikan tidak ada persiapan khusus menjelang sidang putusan nanti.

“Kita tidak ada persiapan khusus, sebagaimana semestinya perkara lainnya berjalan hingga penuntutan. Perkara 7 terdakwa yang dikatakan makar hampir semua sudah selesai, kemungkinan tanggal 17 Juni sudah putusan,”katanya.

Sidang perkara tersebut sambung Rahmat, telah berjalan secara virtual mulai dari pemeriksaan terdakwa hingga menjelang putusan di Pengadilan Negeri Balikpapan. Dia menyatakan akan tetap melaporkan kepada pimpinan menyangkut putusan sidang mendatang.

“Kemarin sudah pemeriksaan sampai tuntutan pidana. Biasanya mekanisme kalau tuntutan pidana terhadap putusan nanti akan dilaporkan kepada pimpinan, maka ada waktu pikir-pikir 7 hari. Dari situlah Jaksa Penuntut Umum akan melaporkan kepada pimpinan terhadap putusannya,”ujarnya.

Rahmat mengingatkan kepada kepada para Jaksa Penutut Umum agar yakin dengan perkara yang diperiksa maupun yang dilimpahkan ke pengadilan.

“Kalau Jaksa selalu dalam hal pemeriksaan berkas perkara, menyatakan sikap, sudah lengkap, sudah didakwa dan pasal tertentu, (maka) seorang harus yakin dengan keyakinan dari berkas perkara yang diperiksa atau yang dilimpahkan ke pengadilan. Tidak boleh tidak,”tandasnya.

(Gracio/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here