Komisi V DPR Papua : Segera Perhatikan Insentif Tenaga Medis Covid-19 Yang Belum Dibayarkan

0
261

JAYAPURA – (LINTAS PAPUA) – Dalam rapat panitia kerja (Panja) mitra dengan Dinas kesehatan, Rumah sakit rujukan. Inti pembahasan penanggulangan Pendemi Covid-19 di Provinsi Papua, Komisi V Dewan perwakilan rakyat Papua (DPRP)  menampung permasalahan yang timbul dampak Covid-19 di Papua, Kemudian bersama mencari jalan keluar, agar Pendemi ini dapat di cegah, mengetahui situasi pelayanan kesehatan saat ini, karena angka nilai positif Provinsi Papua mengalami peningkatan. Rabu, (10/6/2020) Horizon Hotel Kotaraja, Jayapura.

Ketua Komisi V DPR Papua bidang kesejahteraan rakyat dan sosial budaya, Timiles Yikwa SE, menyampaikan berbagai permasalahan diantaranya pembayaran insentif pekerja medis belum di bayarkan, juga pola koordinasi, serta di butuhkan perincian dana bagi pasien hingga sembuh.

“Ada banyak masalah yang harus di tangani secara serius, yang pertama itu masalah insentif, harus segera di bayar oleh petugas, dokter yang berhadapan dengan pasien, sampai detik ini belum di bayar, hal ini harus segera di perhatikan pimpinan atau kepala daerah untuk mengeluarkan SK insentif. Kemudian koordinasi pimpinan rumah sakit dengan dinas kesehatan belum di bangun. dan satu pasien harus di rincikan pendanaan sampai sembuh,”

Timiles Yikwa SE  juga menegaskan Ada beberapa catatan penting juga yang dapat di sarankan oleh Komisi V DPRP, yaitu mendahulukan Swab, agar segera di ketahui hasilnya di bandingkan rapid test

“Kita lakukan rapid test ini tiga hari berlaku, saya kira untuk rapid test ini tidak perlu, kita harus lakukan Swab, kita langsung pakai swab untuk pastikan kita positif atau tidak, karena kita tunggu, penyakit ini menyebar.” tegasnya. (Fransisca/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here