Puluhan Warga Kota Jayapura Tak Patuh Pembatasan Waktu, Dikenakan Sanksi Sosial dan Arahan

0
279
Puluhan warga masyarakat pelanggar pembatasan waktu aktifitas masyarakat, di Kota Jayapura, saat mendapat pengarahan dari, Kapolsek Abepura, AKP. Clief Duwitd, SE., S.IK, dan Danramil Abepura, Kapten Infanteri. Yubelinus Simbiak. Richard (LPC)
Puluhan warga masyarakat pelanggar pembatasan waktu aktifitas masyarakat, di Kota Jayapura, saat mendapat pengarahan dari, Kapolsek Abepura, AKP. Clief Duwitd, SE., S.IK, dan Danramil Abepura, Kapten Infanteri. Yubelinus Simbiak. Richard (LPC)

JAYAPURA (LINTAS PAPUA) — Puluhan warga masyarakat pelanggar pembatasan waktu aktivitas masyarakat, di Kota Jayapura, yang sebelumnya, pada Pukul 14:00 WIT atau Jam 2 Siang, dan dilanjutkan dengan intruksi Wali Kota Jayapura, Nomor 6 Tahun 2020 tentang, “perpanjangan peningkatan dan perluasan langkah pencegahan dan penangganan Covid-19 di wilayah Kota Jayapura”.

Dimana intruksi terbaru Wali Kota Jayapura tersebut, secara khusus pada poin G, menyebutkan, “tidak melakukan aktivitas diluar rumah diatas Pukul 17:00 WIT atau Jam 5 Sore, kecuali pelayanan kesehatan umum dan tugas terkait Covid-19, apotik, kegiatan kedinasan yang urgent dan mendesak, keamanan, distribusi logistik, distribusi bahan bakar, perbankan dan kejadian bencana tertentu, dengan menunjukan kartu identitas diri atau surat tugas, serta diwajibkan memakai masker,”. Diluar dari kententuan itu, tidak diijinkan melintas.

Pembatasan waktu yang diberlakukan itu, guna memutus mata rantai penyebaran pandemi virus corona (Covid-19), di Kota Jayapura, Provinsi Papua.

Menindaklanjuti surat edaran Wali Kota Jayapura itu, dimana Satgas Covid-19 Distrik Abepura, Sabtu 6 Juni 2020, melakukan rasia sweeping pembatasan waktu, yang berpusat di Traffic Light (TL) depan Mako Brimob Polda Papua, Kota Raja, Jayapura. Dan terjaring puluhan warga masyarakat pelanggar pembatasan waktu pemerintah itu.

Kapolsek Abepura, AKP. Clief Duwitd, SE., S.IK, kepada para pelanggar itu, saat pengarahan menyebutkan, setelah jam 5 sore, segala aktivitas masyarakat dibatasi, dalam melakukan aktivitas di jalan raya, utamanya terhadap mobilisasi manusia, yang tidak berkaitan dengan tugas-tugas Covid-19.

“Para pelanggar yang kami temukan, selain mereka melanggar pembatasan waktu, tapi juga mereka tidak memakai masker, saat bekenderaan, berboncengan dua orang tanpa helm, pengendara motor tanpa mengunakan helm, dan mengkonsumsi miras, saat mengendarai kendaraan bermotor,” kata Kapolsek Abepura.

Sementara itu, Danramil Abepura, Kapten Infanteri. Yubelinus Simbiak, dalam pengarahannya menuturkan, ini hari kedua pemberlakuan batasan waktu aktifitas masyarakat Pukul 17:00 WIT, tapi masih ada saja kami dapati warga masyarakat yang melanggar pembatasan waktu, diatas jam 5 sore, yakni, tidak memakai masker, saat bekendaraan.

“Kami berharap, para pelanggar hari ini yang kami dapati, dapat sadar diri, dan menjadi peyambung pesan kepada yang lain, agar jangan keluar dibatas waktu yang telah ditetapkan oleh pemerintah,” ujar Danramil Abepura itu.

Sekedar diketahui, puluhan warga masyarakat pelanggar pembatasan itu, diberikan sanksi sosial, berupa menunggu berjam-jam, membersihkan sampah, dan setelah itu mereka dijinkan melintas TL Brimob, Kota Jayapura, ke tempat tujuan mereka. (Richard/Lintas Papua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here