KKSS Papua Bantu Paket Sembako untuk Warga Sulsel yang Terjebak Lock Down di Jayapura

0
213

JAYAPURA (LINTAS PAPUA)  –  Pemberlakuan kebijakan untuk tinggal di rumah (Stay at Home) serta penutupan akses keluar masuk orang dari dan ke Papua untuk layanan penerbangan maupun pelayaran sejak bulan Maret 2020 lalu oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua sebagai bentuk upaya pencegahan penyebaran Covid-19 berdampak sangat besar terhadap perekonomian di Papua.

Tidak hanya penduduk Papua, warga dan perantau asal Sulsel yang merantau dan bekerja di Papua, khususnya di Kota Jayapura tak luput terkena dampaknya.

Ketua BPW Ikami Sulsel Papua, Samsuddin, bersama anggota ORARI Lokal Jayapura Wilayah Kotawa saat menyerahkan secara simbolis kepada warga Sulsel yang terjebak lockdown dan ditampung di Kompleks Asrama Haji, Gang Manggis, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Kamis (4/6/2020). (Irfan /LPC)

Kondisi yang berlaku di Papua hingga saat ini menyebabkan sebagian warga perantau Sulsel kehilangan mata pencahariannya dan tidak bisa berkumpul bersama keluarganya di kampung halamannya akibat adanya pemberlakuan status ‘Lockdown’ di Bumi Cenderawasih tersebut.

“Kami bersyukur bisa ketemu dengan warga kita yang seperti ini. Sebetulnya kehadiran wadah KKSS sebagai paguyuban yang memang harus sehati, sedetak jantung, senasib dan sepenanggungan dengan warga Sulsel. Karena itulah roh dari paguyuban sebetulnya, sehingga paguyuban KKSS harus seperti itu. Bukan seperti organisasi sosial yang hanya eksperimental untuk acara-acara kesana kemari dan walaupun nilainya sedikit, tapi sangat menyentuh kepada warga,” ujar Ketua BPW KKSS Papua, Dr. H. Mansur , SH, M.M, kepada wartawan media online ini, Kamis (4/6/2020).

Sebagai salah satu upaya untuk membantu meringankan beban tersebut, BPW KKSS Papua melaksanakan program pemberian paket sembako bagi warga maupun perantau asal Sulsel yang terdampak Covid-19 yang ada di Kota Jayapura.

Secara khusus, bantuan tersebut ditujukan bagi warga maupun perantau asal Sulsel yang dinilai paling rentan terhadap dampak wabah virus Corona.

Pendataan warga Sulsel yang terdampak dilakukan baik melalui informasi langsung dari warga KKSS, atau melalui kerja sama KKSS Papua dengan semua pilar-pilar yang ada di dalam wadah KKSS, tokoh-tokoh masyarakat Sulsel dan pemuda-pemuda Sulsel yang ada di Kota Jayapura.

“Paket sembako yang diberikan ini berupa beras, mie instan, minyak goreng, biskuit, kopi jahe dan susu. Insha Allah, kami fokuskan kepada warga kita seperti ini, misalnya yang datang dari daerah atau luar Papua yang butuh pertolongan, perlindungan, butuh jalinan persaudaraan dan butuh komunikasi dari kami yang ada disini,” jelas pria yang juga Ketua Umum Yapis di Tanah Papua.

“Jadi kami sangat berterima kasih dengan adanya informasi ini. Sehingga kami bisa bertemu dengan warga untuk memberikan bantuan. Selain itu, juga saya selaku Ketua KKSS sangat senang jika besok-besok ada warga kita yang memerlukan pertolongan, maka kami siap berikan sedikit bantuan sembako lagi,” sambungnya.

Tujuannya membantu warga kurang mampu, lansia, janda, pekerja harian, karyawan yang dirumahkan, dan warga Sulsel yang terdampak Covid-19 yang ada di Provinsi Papua, khususnya di Kota Jayapura.

Rombongan BPW KKSS Papua yang dipimpin langsung oleh Ketua BPW Ikami Sulsel Papua Samsuddin, Koordinator Humas BPW KKSS Papua Muhammad Irfan, para pengurus Ikami Sulsel Papua beserta sejumlah anggota ORARI Lokal Jayapura Wilayah Kotawa (Kotaraja, Abepura dan Waena).

“Jadi bantuan paket sembako ini, swadaya atau donasi dari pengurus KKSS dan IWSS Papua, tokoh-tokoh Sulsel, pengusaha Sulsel dan juga beberapa dermawan. Ucapan terima kasih kami ucapkan kepada seluruh donatur yang ikut berpartisipasi dalam program KKSS Peduli Covid-19 ini,” bebernya.

Dijelaskan pula jika KKSS Peduli Covid-19 ini juga sebagai kepedulian warga Sulsel yang ada di Provinsi Papua khususnya di Kota Jayapura dengan perantau asal Sulsel apalagi dalam situasi Pandemi Covid-19.
Mansur juga menyampaikan, aksi KKSS Peduli Covid-19 ini sudah berjalan sejak pandemi Covid-19 mewabah khususnya di Kota Jayapura, Provinsi Papua.

“Aksi perdana kami berupa pembagian sembako ke tukang ojek, sopir angkot, pekerja harian dan juga mama-mama Papua penjual pinang di Kota Jayapura. Selain itu, juga kami sasar warga Sulsel yang betul-betul terdampak,” tuturnya.

Tidak sampai disitu saja, lanjut Mansur mengatakan, bahwa aksi pembagian paket sembako juga telah dilakukan pihaknya di beberapa distrik yang ada di Kota Jayapura untuk warga Sulsel yang terdampak. Serta menyalurkan bantuan stimulan paket sembako dari Pemprov Papua untuk 1.213 warga Sulsel.

“Alhamdulillah, seperti beberapa waktu lalu itu ada 11 orang pekerja bangunan asal Gowa, Sulsel yang terjebak lockdown lalu ditampung oleh warga Sulsel lainnya yang satu kampung dengan mereka di APO dengan memberikan paket sembako. Supaya mereka merasa tidak sendirian di Jayapura, karena ada warga KKSS di daerah ini yang siap membantu,” terang dia.

“Jadi fokus kami sekarang ini adalah warga-warga yang memang sangat membutuhkan, kemudian warga yang terjebak lockdown saat berada di Kota Jayapura dan tidak bisa kembali lagi ke kampungnya untuk bertemu keluarga mereka. Sehingga akses mereka disini sangat terbatas sekali, yakni bingung mau minta bantuan dan bernaung dimana lagi, serta mencari tempat tinggal,” lanjutnya.

Diketahui paket sembako hasil donatur warga Sulsel ini, sesuai amanah yang diberikan dan didistribusikan pada warga yang terdampak Covid-19.
Tentunya, warga yang menerima paket sembako ini, benar-benar memenuhi kriteria yang layak sebagai penerima.

“Alhamdulillah, kami telah menjalankan amanah dari bapak/ibu saudara kita yang telah ikut berdonasi untuk membagikan paket sembako,” imbuhnya.

Lebih lanjut diungkapkan Mansur, aksi KKSS Peduli ini akan terus berlanjut dengan fokus warga yang betul-betul terdampak.

Warga Kabupaten Bone, Irham Anwar selaku penerima manfaat dari KKSS Papua Peduli Covid-19 menyapaikan ucapan terima kasih kepada Badan Pengurus Wilayah Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (BPW KKSS)Provinsi Papua, yang mana telah datang memberikan bantuan sembako. Semoga rezekinya berlipat ganda dan senantiasa diberikan kesehatan.

“Saya dari pihak keluarga penerima manfaat mengucapkan banyak teriama kasih atas bantuan yang diberikan oleh BPW KKSS Papua. Alhamdulillah dengan adanya bantuan sembako ini sangat bermanfaat luar biasa sekali bagi kami sekeluarga, semoga berkah dan diridhoi oleh Allah SWT, serta mendapat balasan nikmat yang banyak dari Allah SWT atas kebaikan KKSS Papua,” ujarnya.

Lanjut Irham, seorang pedagang yang sering membawa barang ke Kota Jayapura untuk dijual, setelah terjebak lockdown selama tiga bulan di Kota Jayapura hingga belum bisa kembali ke Kota Makassar, untuk berkumpul bersama keluarga besarnya.
“Sekali lagi terima kasih banyak untuk pak Ketua KKSS yang sudah datang melihat kami disini, membantu sembako. Senang sekali karena kami disini tidak ada keluarga disini, dan kami yang terdiri dari beberapa keluarga disini sangat bersyukur sekali dan berterima kasih dengan sodara yang bernama pak Jerry yang kebetulan juga dari Toraja dan telah berbaik hati menampung kami di rumahnya disini yang sudah hampir tiga bulan,” kata dia.

Di samping itu, ORARI Lokal Jayapura wilayah Kotawa (Kotaraja, Abepura dan Waena) memberikan apresiasi yang tinggi terhadap KKSS Papua, yang telah membantu anggota ORARI yang kebetulan merupakan warga Sulsel yang terjebak lockdown di Kota Jayapura.

Hans Marantika, apresiasi dan ucapan terima kasih kepada pengurus BPW KKSS Papua yang telah membantu meringankan beban dalam upaya mencegah Covid-19 bagi anggota ORARI yang kebetulan dari warga Sulsel dan sudah tiga bulan lamanya terjebak lockdown di Kota Jayapura.

“Saya sangat mengapresiasi atas kepedulian paguyuban KKSS Papua yang secara sukarela turun membantu dan terlibat dalam upaya mencegah Covid-19. Berharap agar rasa kepedulian kebersamaan dan persaudaraan tetap terbina,” beber Hans yang merupakan perwakilan ORARI yang juga ikut bersama rombongan KKSS Papua saat menyalurkan bantuan paket sembako kepada sejumlah warga yang terjebak lockdown dan ditampung disalah satu rumah warga yang ada di Kompleks Asrama Haji, Gang Manggis, Kotaraja, Kota Jayapura. (Irf)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here