Suasana penyampaian aspirasi ASN di lingkungan Pemkab Keerom yang mempertanyakan pembayaran kinerja dan insentif AASN tahun 2020 yang belum dibayarkan, Rabu (3/6/2020) di Halaman Kantor Bupati Keerom. (Arief /LPC)

Minta Agar Bupati Keerom Menjawab Tuntutan Tersebut Paling Lambat Pekan ini

KEEROM (LINTAS PAPUA) – Puluhan ASN di lingkungan Pemkab Keerom, melakukan aksi spontanitas dengan mendatangi Kantor Bupati Keerom untuk mempertanyakan uang kinerja dan insentif yang belum dibayarkan hingga saat ini. Aksi tersebut dilakukan di Halaman Kantor Bupati Keerom, pada Rabu (3/6/2020).

Kegiatan diawali sekitar pukul 09.30 WIT dimana nampak beberapa ASN mulai berdatangan ke halaman kantor. ASN yang berjumlah sekitar 50-an orang tersebut berasal dari beberapa SKPD/OPD yang ada di lingkungan Pemkab Keerom, diantaranya dari Bagian Setda, Dinas Pertanian, Setwan DPRD, Dispora, dll.

Selanjutnya setelah melakukan beberapa orasi ringan diantara mereka, akhirnya disepakati untuk melakukan aksi penyampaian aspirasi. Aspirasi mereka ditulis diatas kertas manila sebanyak 6 lembar dan langsung hendak disampaikan kepada Bupati Keerom.

Diantara aspirasi yang ditulis di kertas manila tersebut adalah, ‘Aspirasi ASN, segera dibayarkan kenerja 2 triwulan, segera dibayarkan rapelan K-2’, ‘Apabila aspirasi kami tidak ditanggapi maka solusi terakhir adalah pemalangan kantor bupati dan keuangan’, ‘Segera Ganti Sekda Keerom’, ‘Kalau semua tidak di tanggapi secara serius kami minta untuk Bupati Keerom Muh. Markum untuk mundurkan diri dari Bupati Keerom’, ‘Kepada Bpk. Bupati Keerom, kinerja sudah 6 bln kenapa belum dibayar??? Jangan alasan dgn Corona, Kami ASN minta segera dibayar kinerja dan gaji 13 dalam tempo 2 hari kalau tidak kami akan bakar kantor bupati dan keuangan’.

Selanjutnya mereka membawa aspirasi tersebut ke bagian depan ruang kantor Bupati Keerom yang berada diujung kanan komplek kantor Pemkab Keerom. Akhirnya para ASN tersebut pun dihadapi Asisten I Setda Keerom, Daniel Pantja Pasanda yang juga ada ke Kantor.

Salah satu ASN yang mewakili, yaitu Lauren Borotian, dari Dinas Pertanian Kab. Keerom, menyampaikan permasalahan yang dihadapi ASN dalam melaksanakan tugasnya di Pemkab Keerom sudah sangat banyak dan lama sekali namun tak ada solusi dari Bupati Keerom. Karenanya mereka memutuskan untuk menyampaikan aspirasi tersebut secara langsung.

‘’Insentif kami dari ASN I belum ada, kemudian dalam perekrutan ASN jalur K-2, mereka juga insentifnya tidak dibayarkan, hingga saat ini juga ada 2 triwulan kinerja ASN belum dibayarkan. Persoalan ini berkaitan termasuk insentif bagi tenaga kesehatan, maka kami memberi waktu kepada Bupati Keerom untuk beliau harus bertemu langsung ASN untuk selesaikan masalah ini dan semua masalah di lingkup Pemkab Keerom. Kami sepakat untuk memberi waktu kepada Bupati Keerom hingga sabtu ini memberikan jawaban,’’ujarnya.

Atas aspirasi yang disampaikan, Asisten I Setda, Daniel Pantja Pasanda, menjelaskan bahwa soal pembayaran kinerja triwulan I, sudah siap dibayarkan. ‘’Untuk kinerja triwulan I sudah siap dibayarkan, tinggal pimpinan SKPD masing-masing menyampaikan kelengkapan berkas untuk pembayaran,’’jelasnya.

Sementara menyangkut tuntutan lain yang disampaikan, ia menjelaskan bahwa bukan kewenangannya untuk menjawab hal-hal tersebut. Karenanya, ia akan menyampaikan kepada pimpinan daerah, Bupati Keerom, untuk menjawabnya termasuk permintaan batas waktu dalam minggu ini untuk segera dijawab.

Usai penyampaian orasinya, akhirnya para ASN menempelkan pamflet kertas manila ke pintu dan gedung kantor Bupati Keerom. Selanjutnya ASN Keerom meninggalkan Kantor Bupati Keerom dengan aman dan lancar. (arief/lintaspapua.com)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here