JAYAPURA (LINTAS PAPUA) – Pemeritah Povinsi Papua membuka bandara untuk kembali melakukan penerbangan dan pelabuhan untuk penumpang.

Pembukaan bandara pada 10 Juni sedangkan Pelabuhan pada tanggal 8 Juni 2020. Untuk penerbangan sendiri hanya dibatasi dengan rute Jayapura-Jakarta maupun sebaliknya.

Namun, semuanya akan di atur dengan protokoler kesehatan yang telah di tetapakan.

Wakil Gubernur Papua Klemen Tinal mengatakan, jadwal penerbangan nantinya akan di atur sehingga dalam satu hari hanya ada satu pesawat yang boleh melakukan penerbangan. “termasuk dengan kapal laut tentunya semua akan di atur dengan protokoler kesehatan,”kata Klemen Tinal kepada pers usai rapat bersama Forkopimda dan bupati wali kota di Hotel Swissbel, Rab, (3/6).

Kepala Dinas Perhubungan Papua, Reky Ambrauw mengatakan, khusus untuk transportasi laut hanya akan di layani masyarakat lokal Papua yang akan kembali ke daerahnya masing-masing setelah terjebak lockdown di kota dan kabupaten.

Dijelaskan, di Papua hanya ada lima maskapai penerbangan yakni, Garuda, Lion Air, Citilik, Sriwijaya dan Lion Air.

“jadi dalam satu hari hanya ada satu pesawat yang singgah di Papua,dan hal yang sama juga akan di lakukan pada jalur transportasi laut” ujarnya.

“Untuk transportasi laut hanya di layani dengan kapal KM Ciremai dan penumpang akan dibatasi 50 persen saja ,”jelas Reky.
(GRACIO)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here